POLITIK

Kasus Suap KPPU

Iqbal Permasalahkan Dasar Penangkapan

Surat penangkapan KPK terbit sebelum Iqbal ditangkap.

ddd
Kamis, 23 April 2009, 17:33 Arry Anggadha, Purborini
Komisioner KPPU, M Iqbal
Komisioner KPPU, M Iqbal (Antara)

VIVAnews - Mantan Komisioner Komisi Pengawas Persaingan Usaha Muhammad Iqbal mempermasalahkan surat penangkapan terhadap dirinya oleh Komisi Pemberantas Korupsi. Surat penangkapan KPK terbit sebelum Iqbal ditangkap.

"Tidak ada surat perintah penangkapan terhadap saya secara spesifik," kata dia di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis 23 April 2009.

Ketika ditanyakan kepada saksi penyidik Rahmat Hidayat, ia tidak dapat menjelaskan. "Saya mendapat perintah menangkap Iqbal jika dia membawa sesuatu," kata Rahmat.

Surat penangkapan terhadap Iqbal dikeluarkan tanggal 15 september 2008. Sehari sebelum ia ditangkap Komisi di Hotel Arya Duta. Komisi menahan dia bersama Eksekutif Billy Sindoro. Ketika ditangkap Iqbal membawa sebuah tas hitam yang berisi uang Rp 500 juta.

Menurut Iqbal, surat perintah penangkapan terhadap Iqbal dan Billy tidak keluar berbarengan. Iqbal menyebutkan Komisi telah mengeluarkan surat penyelidikan terhadap Billy pada 20 juni 2008. Dalam surat itu ada perintah penangkapan terhadap Billy tanggal 1 Juli 2008. "Tanggal itu saya belum kenal dengan Billy," kata dia. Iqbal menduga surat penangkapan Billy itu terkait dengan kasus lain. "Saya minta kejujuran agar KPK tranparan yang telah membuat saya terdzalimi," kata dia.

Komisi mengeluarkan surat perintah penyelidikan no 62 terhadap Billy Sindoro. Sementara untuk Iqbal, KPK mengeluarkan surat no 62A. Dalam surat itu dituliskan bahwa penyidikan terkait kasus hak siar liga Inggris.

Penangkapan Iqbal diduga terkait Putusan bernomor 03/KPPU-L/2008 pada diktum ke lima berbunyi All Asia Multimedia Networks, FZ-LLC untuk menjaga dan melindungi kepentingan konsumen TV berbayar di Indonesia dengan tetap mempertahankan kelangsungan hubungan usaha dengan Direct Vision dan tidak menghentikan seluruh pelayanan kepada pelanggan sampai adanya penyelesaian hukum mengenai status kepemilikian PT Direct Vision.

Isi surat itu mirip dengan surat elektronik yang disampaikan oleh Billy kepada Iqbal melalui alamat email Benedict, Direktur IT Lippo. Dalam Berita Acara Pemeriksaan yang dibacakan Jaksa, Surat itu berisi soal usulan Billy ke Iqbal agar siaran Astro tidak dihentikan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog