Dua Partai Tolak Hasil Rekapitulasi di Wonogiri

Rekapitulasi Penghitungan Suara Luar Negeri Pemilu 2014
Sumber :
  • VIVAnews/Anhar Rizki Affandi
VIVAnews
Leandro Trossard Menyela Ben White dengan Tegas, Akhiri Perdebatan Tentang Bintang Arsenal
- Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) menolak menandatangani hasil rekapitulasi suara yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Wonogiri, Jawa Tengah. Mereka menuding pelaksanaan pemilu di Wonogiri cacat regulasi karena permasalahan Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Mengungkap Misteri: 4 Zodiak Paling Rumit dalam Astrologi

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Hanura Wonogiri Andi Nugroho mengatakan dasar pelaksanaan pemilu sudah salah sejak awal. Hanura mempersoalkan penyusunan DPT pemilu yang dinilai tidak beres. "Jumlah kursi di dewan tidak sesuai dengan jumlah penduduk," ujarnya.
Petugas Keamanan KAI Bandara Medan Temukan Uang Puluhan Juta Milik Penumpang


Menurut Andi dia akan berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura untuk mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Mahkamah Konstitusi (MK).


"Kami akan mengajukan tuntutan pembatalan hasil perhitungan suara dan dilakukan pemilu ulang di Wonogiri," katanya.


Ketua KPUD Wonogiri Mat Nawir mengatakan meski kedua partai menolak untuk menandatangani, tidak akan mempengaruhi hasil rekapitulasi. Proses rekapitulasi sendiri telah selesai dilakukan.


"Rekapitulasi sudah sesuai dengan Undang-Undang," ujarnya.


Laporan: Agus Saptono [tvOne Wonogiri]
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya