POLITIK

Tolak Ikut Konvensi Demokrat, Ini Alasan Rustriningsih

Insya Allah saya masih kader PDIP, kata mantan Wagub Jateng itu

ddd
Kamis, 29 Agustus 2013, 22:41 Beno Junianto, Syahrul Ansyari
Rustriningsih
Rustriningsih (VIVAnews/ Puspita Dewi)
VIVAnews - Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Rustriningsih, tidak bersedia menjadi peserta konvensi calon presiden (capres) Partai Demokrat. Rustri mengaku ingin berkonsentrasi dalam mengemban tugas-tugasnya di daerah.

"Saya sampaikan kepada komite bahwa saya tidak bisa memenuhi harapan konvensi atau tahapan konvensi yang akan dilakukan," kata Rustri di Wisma Kodel, Jakarta, Kamis 29 Agustus 2013

Rustri mengatakan dirinya tetaplah bagian dari keluarga Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan. Oleh karena itu, ia hanya bisa mengucapkan terima kasih kepada Partai Demokrat yang telah mengundangnya sebagai calon peserta.

"Insya Allah saya masih menjadi kader PDIP. Tentunya saya dengan keberadaan saya tentu saya bisa jelaskan saya tidak hanya sebagai pribadi yang berhadapan satu dengan lain tapi ikatan dengan konstituen yang selama ini bersama saya," ujarnya.

Mantan Bupati Kebumen itu melanjutkan dirinya juga tetap memegang teguh etika berpolitik. Baginya, kedatangannya memenuhi undangan Komite Konvensi hanyalah sebatas silaturahmi politik dengan anggota partai politik yang lain.

"Mungkin terlihat cukup lama di dalam karena diberikan waktu satu jam dan terkejut bisa ketemu dengan Pak Didi Irawadi," tuturnya. (ren)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tantokw
30/08/2013
KEPUTUSAN IBU SANGAT TEPAT...DARIPADA JADI TUMBAL DEMOKRAT MENDING MEMBANGUN JAWA TENGAH...NANTI KALO JOKOWI JADI PRESIDEN,IBU PASTI JADI MENTERI PERANAN WANITA...
Balas   • Laporkan
tung
30/08/2013
Ketimbang diapusi londo ireng nggih bu Rustri?. Pawakan gede duwur nggantheng koyo londo ning asring ngapusi.
Balas   • Laporkan
destruction
30/08/2013
AlHAMDULILAH, ibu telah mengambil jalan diridhoiNYA dan mendapat petunjukNYA. Ini emang betul orang dan kelompok partai YANG KONSISITEN dan SETIA pada MARHAEN dan ANTI ORBA NEOLIB KOLONIALIS
Balas   • Laporkan
damaskeda | 30/08/2013 | Laporkan
partai wong cilik katanya, tp wong cilik yg digusur sana gusur sini, nggak mau pindah gebukin sampai bonyok. kasihan wong cilik cuman dijadikan permainan partai ini. mudah2an wong cilik sadar akan hal ini dan kapok dikibuli dan dijadikan tumbal.
gondes
29/08/2013
Ini baru mantab spt Jokowi yg setia pada partainya.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com