POLITIK

Indonesia Segera Bangun Perpustakaan 24 Lantai, Anggaran Rp466 M

Perpustakaan ini akan dibangun di Jalan Medan Merdeka Selatan.

ddd
Jum'at, 21 Juni 2013, 13:22 Dwifantya Aquina , Nila Chrisna Yulika
Komisi X DPR menyetujui pembangunan Perpustakaan Nasional 24 lantai dengan total anggaran Rp680,6 miliar.
Komisi X DPR menyetujui pembangunan Perpustakaan Nasional 24 lantai dengan total anggaran Rp680,6 miliar. (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Dewan Perwakilan Rakyat dan pemerintah merencanakan pembangunan Perpustakaan Nasional RI setinggi 24 lantai. Perpustakaan akan dibangun di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

Pembangunan perpustakaan megah itu, sudah mulai dibahas Komisi X Bidang Pendidikan dan Kebudayaan DPR dengan Kementerian Keuangan, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas, Kementerian Pekerjaan Umum dan kepala Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

Ketua Komisi X Agus Hermanto mengatakan, semua fraksi di DPR menyetujui pembangunan perpustakaan monumental itu.

"Karena Ini legacy generasi selanjutnya. Juga dilihat tentunya di luar negeri gedung perpustakaan harus megah, karena perpustakaan mencerdaskan kehidupan bangsa. Kalau gedungnya apa adanya orang jadi tidak gemar membaca," kata Agus, Jumat 21 Juni 2013.

Selain itu, menurut Agus, gedung perpustakaan ini juga bisa difungsikan sebagai tempat wisata. "Seperti di luar negeri, perpustakaan harus nyaman. Perpustakaan sekarang tidak nyaman. Tentu ini adalah suatu hal yang kita inginkan semuanya," ujar dia.

Untuk pembangunan perpustakaan mewah ini, PNRI mengajukan pembangunan gedung fasilitas layanan perpustakaan dengan total anggaran Rp680,6 miliar.

Rencananya, pembangunan ini dilaksanakan selama tiga tahun. Dengan anggaran masing-masing di tahun pertama sebesar Rp199,25 miliar, tahun kedua Rp231,652 miliar dan tahun ketiga Rp249,808 miliar.

Sementara berdasarkan studi kelayakan Kementerian Pekerjaan Umum telah menerbitkan Surat Rekomendasi nomor BU 0106-Cb/3444 tanggal 26 September 2012 tentang analisis kebutuhan biaya pembangunan gedung fasilitas layanan Perpustakaan Nasional seluas 50,445 meter persegi atau 24 lantai plus dua basement sebesar Rp466,688 miliar.

"Tentunya ini sedang disiapkan secara administrasinya. Namun suatu ide gagasan yang sudah dituangkan bentuk desain sudah dilaksanakan," katanya.

Rancananya, pembangunan perpustakaan megah itu akan dilaksanakan pada tahun 2013. "Jadi pembangunan sekitar 30 bulan. Persiapan delapan bulan. Jadi 38 bulan. Dari jadwal saya melihat nanti tahun 2016 semuanya sudah terwujud," kata Agus.

Agus mengatakan, awalnya, pemerintah hanya menyetujui pembangunan perpustakaan setinggi 10 lantai dengan anggaran yang sudah disetujui Rp200 miliar. Namun, akhirnya, DPR dan pemerintah menyepakati 24 lantai dengan asumsi biaya Rp400 miliar.

Sementara, perpustakaan nasional yang berada di Salemba, Jakarta Pusat masih tetap beroperasi. "Tapi pusatnya di sana (Jalan Merdeka). Nanti kalau sudah jadi perpusnya, viewnya monas, Kota Jakarta. Insya Allah bisa berikan keteduhan bagi pembaca," kata Agus. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Hadeehhh...perpustakaan emang penting, ini jaman udah modern kenapa tidak bangun perpustakaan online saja, jadi tidak hanya warga jakarta saja yang bisa datang, tapi seluruh rakyat bisa akses perpustakaan online..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog