POLITIK

@SBYudhoyono Twit Tasripin, @SalimSegaf Buru-buru Melapor

SBY kirim staf khusus, Salim melapor sudah utus anak buah pekan lalu.
Kamis, 18 April 2013
Oleh : Arfi Bambani Amri
SBY sedang menulis dan pantau Twitter dengan perangkat tablet
VIVAnews - Menjelang siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melalui akun Twitternya, @SBYudhoyono, melancarkan twit mengenai Tasripin, bocah 13 tahun dari Bayumas yang menghidupi tiga adik-adik kecilnya. SBY menyatakan, akan mengutus staf khususnya untuk menyelesaikan persoalan Tasripin.

"Kisah Tasripin, Banyumas, usia 12 tahun, yg menjadi buruh tani utk menghidupi ketiga adiknya sungguh menggores hati kita. *SBY*" Begitu twit pertama @SBYudhoyono membahas soal bocah dari sebuah kampung di Banyumas, Jawa Tengah itu, Kamis 18 April 2013, sekitar pukul 10.30.

"Saya akan segera mengutus Staf Khusus saya, bekerja sama dgn Gubernur Jateng, utk mengatasi persoalan hidup Tasripin. *SBY*" Begitu lanjutan twit SBY berikutnya.

"Tasripin terlalu kecil utk memikul beban dan tanggung jawab ini. Secara moral, saya dan kita semua harus membantunya. *SBY*"

Dua jam kemudian, Menteri Sosial Salim Segaf yang menggunakan akun @SalimSegaf membalas twit pertama @SBYudhoyono. "Lapor pak Presiden. Dirjen DayasosGulkin sdh brtemu Tasripin pekan lalu. Kpl Panti Anak Baturaden & Dinsos sdh siap bantuan."

"Solusi utk Tasripin: sang ayah diminta pulang utk merawat anak & diberi prog pemberdayaan. Tasripin & adik2nya dpt prog PKSA." Untuk diketahui, PKSA adalah singkatan dari Program Kesejahteraan Sosial Anak, sebuah program dari Kementerian Sosial.

Dan @SalimSegaf lalu mengakhiri twitnya dengan ini: "Sekian laporan. Mhn arahan lanjut."

Ramai Tanggapan di Twitter

Aksi Presiden mentwit soal Tasripin mendapatkan banyak tanggapan, baik positif mau pun negatif. Seseorang memakai akun @aMrazing menyatakan, "Ada bagusnya juga Pak @SBYudhoyono maen Twitter. Kasus Tasripin akhirnya mencuri perhatian presiden. :')"

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan yang daerah pemilihannya mencakup kampung Tasripin, Budiman Sudjatmiko, juga ikut memberi tanggapan.

"Tasripin dr dapil saya..cukup sekelas saya yg urus anak2 spt dia. Sekelas presiden rombak sistem yg menistakan Tasripin," ujar Budiman yang menggunakan akun @budimandjatmiko itu.

Dalam twit-twit selanjutnya, Budiman menyatakan Tasripin sudah didatangi pemerintah daerah Banyumas. Relawan-relawan Budiman di Banyumas juga sudah menggelar program sekolah berasrama "Bangun Desa" yang menargetkan Tasripin. "Tasripin bukan cuma 1," kata Budiman. (umi)
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found