POLITIK

Mengapa Rustriningsih Tersisih di Pilgub Jateng

Sejak reformasi 1999, partai politik tak mampu melahirkan figur.

ddd
Rabu, 17 April 2013, 13:14 Hadi Suprapto, Syahrul Ansyari
Rustriningsih
Rustriningsih (VIVAnews/ Puspita Dewi)
VIVAnews - Wakil Gubernur Jawa Tengah Rustriningsih dikenal sebagai figur yang populis di akar rumput. Kesuksesannya semasa menjabat Bupati Kebumen membuatnya masuk figur atau tokoh daerah yang diperhitungkan.

Namun demikian, Rustri ternyata tersisih dari persaingan calon gubernur di internal partainya, PDI Perjuangan. Karakter dan perilaku elit yang buruk menjadi penjelasan mengenai fenomena tersebut.

"Tingkat sentralitas partai sangat tinggi membuat kasus Rustrining di Jawa Tengah terjadi," kata pengamat politik Arya Budi dalam sebuah diskusi tentang Pemilu di Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta, Rabu 17 April 2013.

Arya menuturkan sejak reformasi tahun 1999, partai politik tidak mampu melahirkan seorang figur. Sebaliknya, figurlah yang melahirkan partai politik.

"Gus Dur, Megawati, SBY, tidak dilahirkan partai tetapi mereka yang melahirkan partai," ujarnya.

Arya melanjutkan kondisi tersebut semakin parah dalam konteks pilkada-pilkada di daerah. Para figur calon kepala daerah justru yang mendikte partai politik.

"Apa yang menjelaskan Foke bisa membuat koalisi raksasa? Foke punya kapasitas membeli partai, begitu juga dengan Bibit Waluyo. Kandidat seperti ini tidak sepunuhnya dikendalikan partai, justru sebaliknya figur mengendalikan partai," katanya.


Baca wawancara VIVAnews dengan Rustriningsih di tautan ini.


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
netral.netral.31
22/04/2013
mas Arya lupa satu hal, PDIP adalah satu-satunya partai yang selalu memajukan tokoh-tokoh muda sejak pilgub Jokowi. ini saya pandang sebagai regenerasi partai yang berani, meski dengan taruhan kalah...
Balas   • Laporkan
masharyo
17/04/2013
menarik dan perlu dicermati lbh jauh lg mas arya,SBY, GUS DUR yg menciptakan partai, tp kl unt MEGAWATI msh ragu saya, beliau hanya membawa nama bsr BUNG KARNO, walo sdr"nya cb jg unt ikut" tp g laku, jd megawati kl bkn anak BUNG KARNO g ada apa"nya. TQ
Balas   • Laporkan
netral.netral.31 | 22/04/2013 | Laporkan
Kalo anak BK lain ngga bisa dan mega bisa bukankah itu menunjukkan bahwa Mega memang memiliki sesuatu yang tidak dimilki sodara lainnya? Kalo hanya karena BK pasti sodara-sodara Mega yang lain akan sukses juga kan?


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog