POLITIK

Mekanisme Konvensi, Mahfud MD Berpeluang Jadi Capres Demokrat

Saat ini menurut Melani kader yang cocok diusung adalah Ani Yudhoyono.

ddd
Senin, 8 April 2013, 20:33 Aries Setiawan, Nila Chrisna Yulika
Mantan Ketua MK Mahfud MD
Mantan Ketua MK Mahfud MD (ANTARA/Wahyu Putro A)

VIVAnews - Partai Demokrat memutuskan akan menggelar konvensi atau membuka ruang para kader untuk menyampaikan gagasan dan pendapat soal pencalonan presiden dan wakil presiden.

Mekanisme ini juga membuka peluang bagi tokoh di luar kader untuk diusung sebagai calon presiden.

Anggota Dewan Pembina Demokrat, Melani Leimena, mengatakan dengan  mekanisme ini maka Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Pramono Edhie dan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD berpeluang untuk maju.

"Bisa jadi berpeluang Pak Mahfud dan Pak Promono (Edhie)," kata Melanie di Gedung DPR, Senin 8 April 2013.

Apalagi, kata Melani, partainya belum memiliki calon dari internal. Dengan mekanisme konvensi itu, maka calon eksternal yang dinilai mumpuni bisa maju sebagai capres dengan kendaraan Partai Demokrat.

"Karena dulu Pak SBY saja, karena belum ada (calon lain). Jadi calon-calon eksternal bisa mendaftar," kata wakil ketua MPR itu.

Meski demikian, menurut Melani, calon eksternal yang diusung juga harus memiliki elektabilitas yang diuji dari hasil survei. "Kami mau usung yang terbaik sehingga kalau mau menang pihak luar harus melihat survei, jadi biarpun internal bagus, tapi survei di masyarakat kurang berkenan bagaimana?," ujar dia.

Menurut Melani, kader dari internal partai yang paling cocok diajukan sebagai capres saat ini adalah Ani Yudhoyono.

"Waktu itu saya pernah bilang Bu Ani, tapi Pak SBY tidak mau keluarganya dicalonkan. Saya masih melihat potensi sekali Bu Ani, karena saya lihat apa yang beliau lakukan selama ini sangat bagus," ujar dia.

Melani melanjutkan, mungkin nanti akan ada kader Demokrat yang layak jadi capres. Namun, saat ini belum terlihat. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
andikia3
09/04/2013
Siapa pun capres Demokrat nanti haruslah figur yang jujur, bersih dari korupsi dan kasus hukum, kafabel, dan memiliki visi yang besar untuk memajukan Indonesia.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com