POLITIK

Cari Kandidat Gubernur Jatim, PKB Seleksi Khofifah dan Gus Ipul

Kader sepakat sudah waktunya tokoh NU dan PKB memimpin Jawa Timur
Jum'at, 4 Januari 2013
Oleh : Anggi KusumadewiTudji Martudji (Surabaya)
Sekjen PKB Imam Nahrawi.

VIVAnews – Partai Kebangkitan Bangsa akan mengusung kadernya sendiri dalam Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun ini. Ada dua nama kader terbaik PKB yang saat ini sedang ditimang ketat, yaitu Khofifah Indar Parawansa dan Saifullah Yusuf (Gus Ipul).

Gus Ipul maupun Khofifah sebelumnya sama-sama pernah maju dalam Pilkada Jatim 2008. Khofifah maju sebagai calon gubernur dan Gus Ipul maju sebagai calon wakil gubernur mendampingi cagub Soekarwo. Soekarwo-Gus Ipul akhirnya menang di pertarungan akhir dan Gus Ipul sampai saat ini menjabat sebagai Wakil Gubernur Jatim.

PKB punya alasan kuat hendak mengusung satu di antara dua tokoh itu, Gus Ipul atau Khofifah. “Ini bentuk penghormatan kepada sosok yang telah berjasa membesarkan partai,” kata Sekretaris Jenderal PKB, Imam Nahrawi ketika memberikan bantuan dan santunan untuk anak yatim di Desa Pamotan, Kecamatan Porong, Sidoarjo, Jawa Timur.

Khofifah dan Gus Ipul pun dipandang PKB punya integritas dan kapabilitas tinggi untuk memimpin Provinsi Jatim. Di sisi lain, PKB akan tetap menghargai pilihan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jatim.

Nahrawi mengatakan, PKB wajib meloloskan kader terbaiknya sebagai gubernur. “Apalagi Jatim adalah basis utama PKB. Maka kami akan mengerahkan semua potensi,” kata anggota DPR dari daerah pemilihan Jatim I Surabaya dan Sidoarjo itu.

Jejak rekam Khofifah dan Gus Ipul di PKB memang tertoreh jelas. Khofifah pernah menjabat sebagai Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu Dewan Pimpinan Pusat PKB tahun 2004, sedangkan Gus Ipul pernah menjabat sebagai Sekjen DPP PKB.

Kembalikan Kejayaan

Tahun 2013 ini, kata Nahrawi, PKB bertekad mengembalikan kejayaan partai di Jawa Timur. “Kader sepakat sudah waktunya tokoh NU dan PKB memimpin Jawa Timur,” ujarnya.

Untuk menentukan siapa di antara Khofifah dan Gus Ipul yang akan diusung PKB, partai itu akan melakukan survei internal untuk mengukur popularitas dan elektabilias keduanya. PKB juga terus berkomunikasi dengan partai lain untuk menjajaki berbagai kemungkinan.

Siapapun partai yang nantinya akan berkoalisi dengan PKB di Pilkada Jatim, partai pimpinan Muhaimin Iskandar itu punya syarat mutlak, “Kader PKB harus diusung sebagai calon gubernur Jatim, bukan calon wakil gubernur,” kata Nahrawi. (ren)

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found