POLITIK

Saran Muhammadiyah untuk Partai Islam

Partai Islam harus tampil dengan mengamalkan Islam secara substantif.

ddd
Rabu, 17 Oktober 2012, 22:54 Antique, Syahrul Ansyari
Saran Muhammadiyah untuk Partai Islam.
Saran Muhammadiyah untuk Partai Islam. (VIVAnews/ Muhamad Solihin)

VIVAnews - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin menyatakan bahwa partai-partai Islam, termasuk Partai Keadilan Sejahtera harus tampil dengan mengamalkan ajaran Islam secara substantif.

Mengingat lembaga survei nasional menyebutkan dukungan masyarakat kepada mereka cenderung merosot.

"Itu lebih kepada performa dan respon dari rakyat. Ke depan perlu diperhatikan, PKS bisa tampil secara sejati sebagai partai yang menyandang nama Islam," kata Din usai menerima kunjungan pimpinan Fraksi PKS di Gedung PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta, Rabu 17 Oktober 2012.

Din meyakini persepsi publik tidak berbeda dalam melihat partai berbasis massa Islam dengan partai-partai sekuler atau nasionalis. Hal itu, karena masyarakat menginginkan perbaikan riil dalam persoalan ekonomi, pendidikan, kemiskinan, kebodohan, dan membutuhkan perubahan struktural baik di tataran legilatif dan eksekutif.

"Partai-partai ini sama-sama bisa bicara soal Islam tapi sama-sama bisa dipanggil oleh KPK," ujarnya.

Merujuk dalam sejarah perpolitikan di Indonesia, Din menilai eksistensi partai Islam sangat diakui. Untuk itu, dia berharap agar partai Islam betul-betul memiliki orientasi keislaman yang kuat.

"Harus lain dari yang lain. Dan terutama, mengakomodasi kepentingan umat tidak hanya pemilih dan pendukungnya saja," kata dia.

Din menambahkan, Muhammadiyah sesuai dengan khitah tidak memiliki hubungan struktural dengan partai mana pun. Dalam berpolitik, Muhammdiyah memberi kebebasan warganya untuk memilih partai sesuai dengan hati sanubari.

"Hampir di semua partai warga Muhammadiyah ada, termasuk PKS. Kita ingin berhubungan baik dengan semua partai," ujarnya.

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
frogman
18/10/2012
Negara Kesatuan Republik Indonesia = PANCASILA
Balas   • Laporkan
frogman
18/10/2012
hmmmm.....
Balas   • Laporkan
mxol
18/10/2012
Selama partai-partai hanya dijadikan tempat untuk mencari nafkah, selama itu pula rakyat dg diam-diam menarik dukungannya. Apalagi partai-partai Islam seharusnya lebih hebat dan banyak didukung karena ada ajaran agama didalamnya. Hancur karena nafsu dunia
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com