POLITIK

Anas Tersenyum Golkar Ingin Sunting Ibas

"Silakan duluan, kita ketemu di 2014," ujar Ketua Umum Partai Demokrat

ddd
Senin, 2 Juli 2012, 07:45 Arfi Bambani Amri, Amal Nur Ngazis
Penetapan Aburizal Bakrie Sebagai Calon Presiden Partai Golkar 2014
Penetapan Aburizal Bakrie Sebagai Calon Presiden Partai Golkar 2014 (VIVAnews/ Muhamad Solihin )

VIVAnews - Partai Golkar menetapkan ketua umumnya, Aburizal Bakrie atau Ical, sebagai calon presiden untuk Pemilu 2014. Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, menyilakan Partai Golkar lebih awal mengusung capres.

"Silakan duluan, kita ketemu di 2014," ujar Anas usai nonton bareng Final EURO 2012 di E Corner, Kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin 2 Juli 2012.

Saat ditanya pendapat soal Sekjen Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), yang akan disunting oleh Partai Golkar sebagai cawapres, Anas hanya tersenyum. "Kalau saya setuju," katanya singkat.

Meski setuju, mantan anggota KPU ini menjelaskan Partai Demokrat mempunyai waktu dan mekanisme tersendiri untuk menentukan capres dan cawapres Partai Demokrat, berbeda dengan Partai Golkar. "Ini kan baru 2012, nanti Partai Demokrat 2014. Sabar, tepat waktu, dan dalam berpolitik Partai Demokrat fair play," katanya.

Anas juga menjelaskan bahwa kedatangannya dalam Rapimnas Partai Golkar yang menetapkan Ical sebagai capres adalah karena menghormati undangan agenda deklarasi capres tersebut. "Karena diundang saya menghormati, saya hadir. Saya menyampaikan selamat pada Pak Ical dan Partai Golkar, selamat berjuang," kata Anas.

Sementara Ibas, yang mendampingi Anas nonton bareng, pun memberikan selamat kepada Partai Golkar yang telah menetapkan Ical sebagai capres. "Saya ucapkan selamat pada Ical, sampai ketemu di final nanti," ujar anggota Komisi I DPR RI ini. (ren)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
donilesmana
03/07/2012
untuk mengajukan capres dan cawapres demokrat punya mekanismenya sendiri, namun sampai saat ini demokrat belum membicarakan apapun mengenai hal tersebut, jadi bisa dibilang ini hanya sekedar wacana.
Balas   • Laporkan
asmadiyanti
03/07/2012
masih juga 2012, nanti aja lah isu-isu capres dan cawapres dibahas lebih lanjut. untuk spekulasi dini itu sangat gak perlu. masih jauh.
Balas   • Laporkan
hdewanggarani
02/07/2012
Bukannya yang diucapkan Anas sama Ibas itu bener ya? mending fokus dl sama konsolidasi dan program kerja. Ga usah heboh2 capres dan cawapres dl.. Ical aja tuh yg terlalu ngebet makanya terlalu tergesa2. Masyarakat jgn terpancing, Ibas nya aja blm tntu mau
Balas   • Laporkan
PRESIDEN TUH PAK MAHFUD MD WAKILNYA PA DAHLAN ISHAK BARU TUH KEREEN..INDONESIA BAKAN DIHORMATI DAN DITAKUTI NEGARA LAIN...GAK KAYAK SEKARANG SLALU DIPANDANG SEBELAH MATA MEMBLE....
Balas   • Laporkan
samasaja
02/07/2012
Ibas,, duh ancurlah republik ini. Gembar gembor KKN tapi begini juga. Ibas pimpin RT dulu, kalo sukses gak pake duit dan nama bapaknya, itu baru oke, tapi kalo masih bawa embel2 anak jenderal apalagi presiden... wehhhhh ga ada bukti pernah sukses beneran
Balas   • Laporkan
aasaj
02/07/2012
dahlan ,jokowi ,ahok gak tiga orang ini mending ane golput besok...
Balas   • Laporkan
artanis
02/07/2012
"Silakan duluan, kita ketemu di 2014," ujar Anas, kiranya anas sedang bicara sama mas udin dan AS, hahaha....
Balas   • Laporkan
suriani
02/07/2012
bener,jgn spekulasi dulu,semuanya msh nanti akan dilakukan pas pencalonan dimulai..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru