POLITIK

Pantun Aburizal untuk Akbar Tandjung

Ical sempat menyinggung perbedaan pendapat dengan Akbar waktu lalu.
Sabtu, 30 Juni 2012
Oleh : Hadi Suprapto
Aburizal Bakrie sempat menyinggung perbedaan pendapat dengan Akbar beberapa bulan lalu.

VIVAnewsAburizal Bakrie, Ketua Umum Partai Golkar yang telah ditetapkan sebagai kandidat calon presiden untuk Pemilihan Umum 2014, memberikan pujian kepada seluruh hadirin di Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) III Partai Golkar di Hotel Aston, Bogor, Jawa Barat, Sabtu 30 Juni 2012,

Baginya, sukses acara tersebut tidak dapat dilepaskan dari partisipasi aktif dari seluruh peserta dan para pimpinan Partai.

"Rapimnas ini luar biasa. Ada perdebatan hangat yang dilandasi semangat kebersamaan. Dinamikanya aktif dan demokratis. Debatnya substantif dan produktif," kata Aburizal dalam pidatonya pada penutupan Rapimnas.

"Saya melihat sendiri Partai Golkar solid. Partai Golkar satu, dan tidak mungkin dipecah-belah."

Pria yang akrab disapa Ical itu bahkan membuat lima bait pantun, yang satu di antaranya ditujukan khusus bagi Akbar Tanjung, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

Tiga pantun pertama, bunyinya:

Gunung salak kokoh berdiri, hawanya sejuk alamnya asri.
Capres Golkar sudah disepakati, semua kader wajib tindak lanjuti.

Istana Cipanas indah sekali, tempat presiden berlibur diri.
Semua komponen memberi simpati, Golkar jadi pemenang sejati.

Pergi ke Bogor lewat Jagorawi, mampir sebentar di Sentul City.
Rapimnas Golkar sukses dan rapi, karena semua peserta berpartisipasi.

Sedangkan pantun spesial untuk Akbar Tanjung, berikut ini:

Penari adat tampil menawan, menghibur tamu nan rupawan.
Wantim Golkar beri dukungan, Pileg dan Pilpres kita menangkan.

Seketika, seluruh hadirin di Ballroom Nirwana I, tempat dihelatnya Rapimnas III itu, kompak bertepuk tangan. Sedangkan Akbar, yang duduk di deretan kursi paling depan bersebelahan dengan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga, tersenyum lebar.

Dalam pidatonya setelah ditetapkan sebagai capres dari Partai Golkar pada Jumat malam, 29 Juni 2012, Ical memuji Akbar Tandjung sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar. "Saudara Akbar Tandjung adalah sahabat dan seorang yang berhasil mempertahankan partai di saat-saat sulit usai reformasi," katanya.

Ical sempat menyinggung perbedaan pendapatnya dengan Akbar beberapa bulan terakhir. Baginya, perbedaan pendapat itu bukan merupakan sebuah bentuk permusuhan. "Dia merupakan dinamika internal yang sehat, yang dilandasi kecintaan tulus pada partai kita."

Aburizal lalu menutup dengan satu pantun lagi:

Ikan bakar, ikan tengiri, disantap bersama enak sekali.
Capres Golkar mohon diri, ketemu besok di deklarasi.

Laporan: Arief Hidayat

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found