POLITIK

Idrus: Ada Sanksi Bagi Kader yang Tak Solid

Seluruh kader Partai Golkar diminta solid membantu pemenangan Ical.

ddd
Kamis, 28 Juni 2012, 13:07 Ita Lismawati F. Malau
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie
Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie (VIVAnews/Ikhwan Yanuar)

VIVAnews - Pasca penetapan dan deklarasi Aburizal Bakrie menjadi calon presiden, seluruh kader Partai Golkar diminta solid membantu pemenangannya. Kata Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham, ada sanksi bagi kader yang tidak solid.

"Agenda Rapimnas salah satunya menegakkan disiplin organisasi dalam rangka memenangkan capres," kata Idrus saat jumpa pers Rapat Pimpinan Nasional di DPP Partai Golkar, Jakarta, Kamis 28 Juni 2012.

Idrus mengatakan Partai Golkar akan membangun soliditas partai terkait Pilpres. Karena soliditas partai adalah prasyarat utama untuk bisa memenangkan calon. "Dan untuk soliditas perlu penegakan disiplin partai," tegasnya.

Idrus menjelaskan penegakan disiplin sudah dilakukan di pilkada. Mereka yang tidak solid mendukung calon Partai Golkar dikenai sanksi sesuai dengan Juklak nomor 13.

"Di Golkar bebas menyampaikan wacana dan berbeda, tapi begitu keputusan diambil maka semua harus solid dan komit," ujarnya.

Mengenai DPD yang menolak Ical, Idrus menyatakan cuma ada satu DPD II yang di Aceh. Hanya satu itu yang tidak tanda tangan mendukung.

"Bidang pemenangan pemilu di sembilan wilayah sudah melakukan Rakornis. Semua DPD I dan II kecuali yang di Aceh itu mendukung, cuma satu saja yang tidak. Yang lain 474 tanda tangan mendukung," paparnya.

Laporan: Dian Widiyanarko









© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru