POLITIK

Setelah Ditegur, Ruhut Digeser dari Baleg DPR

Selain di Komisi III, Ruhut selama ini duduk sebagai anggota Baleg DPR

ddd
Kamis, 28 Juni 2012, 12:54 Anggi Kusumadewi, Nila Chrisna Yulika
Ruhut Sitompul (berbaju ungu)
Ruhut Sitompul (berbaju ungu) (VIVAnews/Fernando Randy)

VIVAnews – Fraksi Partai Demokrat merotasi Ruhut Sitompul dari keanggotaan Badan Legislasi (Baleg) DPR menjadi Wakil Ketua Fraksi Politik Hukum dan Keamanan di MPR.

“Saya sekarang pimpinan fraksi Polhukam Demokrat di MPR,” kata Ruhut dalam pesan singkatnya, Kamis 28 Juni 2012. Rotasi Ruhut ini dibenarkan oleh Ketua Fraksi Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf.

Nurhayati menjelaskan, digesernya Ruhut dari Baleg DPR merupakan rotasi rutin yang dilakukan oleh Fraksi Demokrat. Pasalnya, sudah dua tahun terakhir Fraksi Demokrat tidak melakukan rotasi di parlemen.

“Sebelumnya kan ada perubahan anggota kami dari komisi ke komisi, dari badan ke badan. Jadi itu merupakan sebagian dari aktivitas fraksi. Struktur mengikuti semua perubahan itu,” ujar Nurhayati di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.

Nurhayati tak mau berkomentar banyak ketika ditanya soal apakah ada hubungan antara rotasi Ruhut dengan tuntutan Ruhut yang selama ini terbilang gencar untuk melengserkan Anas Urbaningrum dari jabatan Ketua Umum Partai Demokrat. Soal ini, Ruhut bahkan kena tegur.

“Saya tidak tahu karena itu bukan pekerjaan saya. Yang mengatur siapa yang di sini dan siapa yang di situ adalah Sekretariat Fraksi. Sekretariat yang mengerjakan semua itu karena dia yang mengetahui anggotanya ada di mana. Jadi bukan saya yang memindahkan Ruhut. Saya menandatangan saja,” papar Nurhayati.

Nurhayati menegaskan, rotasi adalah hal biasa yang dilakukan oleh semua fraksi di DPR. “Tidak ada yang luar biasa,” kata dia. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
tutacool
28/06/2012
Taruhan yuk...jelang pemilu 2014 nanti ruhut akan pindah lagi ke partai lain.. Pd gak ada yg bener
Balas   • Laporkan
boim.tongos
28/06/2012
kasihan ruhut..., kasihan lagi si-anas...tidak diapa-apakan, dasar kurap! hidup demokkrat... perinkat 5 parpol korup..., mudah-mudahan naik peringkat nomor 1.
Balas   • Laporkan
syamsul.nasri
28/06/2012
inilah contoh yang tak cerdas, baik dan santun persengkokolan di partai demokrat...partai ini akan hancur ditinggalkan rakyat....takicuah di nan tarang...tak menyangka sama sekali...menyesal saya ikut pemilu 2009
Balas   • Laporkan
kaderloyalpks
28/06/2012
pindah aja om ruhut ke pks, dijamin aman dan tentram.. he he he..
Balas   • Laporkan
syamsul.nasri | 28/06/2012 | Laporkan
bagusnya pak ruhut ikut saja pencalonan presiden 2014 calon independen,saya dukung...yakinlah bang pasti rakyat banyak yang idola raja minyak
eddy.safety
28/06/2012
susah klo orang carmuk itu kuman diseberang lautan kelihatan dan gajah dipelupuk mata enggak tau menganggap omongannya memuji sby terlalu berlebihan sehingga rakyat nek mendengarnya, ganti aja biar survey PD naik BADAI SEBENTAR LAGI BERLALU
Balas   • Laporkan
mrsontoloyo | 28/06/2012 | Laporkan
BADAI SEBENTAR LAGI BERLALU??? Mimpi kali! Yg benar, PD justru akan karam karena badai yg ditimbulkan oleh kader2 dongok-nya sendiri.
lumpur_lapindo
28/06/2012
bumi gonjang ganjing langit ketap ketip... hooooooooooooooo..... bumi ing pandum primbon ananging jaman ketek edan ora waras.. hoooooooooo... opo kui
Balas   • Laporkan
imamasyhari
28/06/2012
ada yg aneh dengan komentarnya, "bukan saya yang memindahkan ruhut, saya yang menandatangan saja". hehehe.....comment ini bukan saya yang buat, saya yang mengetik aja.
Balas   • Laporkan
werewolf
28/06/2012
Anas hebat... #tepuktangan.. yg korupsi dibelain, yg bacot ditendang...
Balas   • Laporkan
izulfuadi
28/06/2012
biar ga banyak omong lg kali yeah..kok ga di pecat aja sekalian dr partai demokrat si..
Balas   • Laporkan
broker.man2
28/06/2012
sdh menjadi rahasia umum, tak perlu menutupi lagi ruhut dipindah karena tdk mengindahkan perintah partai utk tdk berbicara ke media, apalagi meminta ketua umum mundur.. Demokrat tdk ubahnya seperti zaman orde baru, asal bersuara keras dicopot dr jabatan.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru