POLITIK

Didi-PD: Tak Bijak DPR Tolak Gedung Baru KPK

"Saya akan mendukung ide pimpinan KPK untuk menggalang dana rakyat."

ddd
Sabtu, 23 Juni 2012, 13:49 Arfi Bambani Amri, Ismoko Widjaya
Didi Irawadi Syamsuddin
Didi Irawadi Syamsuddin (Antara/ M Agung Rajasa)

VIVAnews - Ketua Departemen Pemberantasan Korupsi dan Mafia Hukum DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsudin, menyatakan tak bijak jika Komisi III DPR menolak mengucurkan anggaran membangun gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kalau situasi begini terus dan tidak ada kepastian maka saya sebagai salah satu wakil rakyat dan anggota Komisi III DPR akan mendukung ide pimpinan KPK untuk menggalang dana rakyat agar bisa segera membangun gedung baru KPK," kata Didi kepada VIVAnews, Sabtu 23 Juni 2012.

Didi yang merupakan putra Amir Syamsudin, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, itu menyatakan kebutuhan akan gedung baru KPK memang diperlukan, mengingat gedung yang ada sekarang sudah tidak memadai. Komisi III DPR, kata Didi, harus segera mendukung pembangunan gedung baru KPK.

"Gedung baru harus didukung oleh infrastruktur dan berbagai peralatan yang dapat mendukung kerja KPK agar KPK bisa lebih optimal dalam menjalankan peran dan tugasnya," katanya.

Maret lalu, KPK meminta agar Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat segera menyetujui permintaan dana sebesar Rp225,7 miliar untuk  pembangunan gedung baru KPK. Permintaan ini disampaikan oleh Wakil Ketua KPK Zulkarnain saat rapat dengan Komisi Hukum DPR dalam membahas perubahan anggaran 2012.

Zulkarnain memaparkan, gedung baru KPK akan berdiri di Jalan Rasuna Said No. 565, Kelurahan Guntur, Setia Budi, Jakarta Selatan, dengan luas tanah 27.600 meter persegi. Rencananya, gedung baru itu akan terdiri dari 16 lantai dan mampu menampung 1.394 pegawai.

Pimpinan KPK Busyro Muqqodas mengatakan saat ini jumlah pegawai KPK hanya sekitar 700 orang. Untuk mempercepat penanganan kasus, KPK ingin menambah jumlah pegawai sebanyak 400 orang. (kd)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
galang86
25/06/2012
Dulu aja DPR ngotot punya gedung baru padahal kinerjanya gitu-gitu aja.. sekarang nih mumpung KPK lg mulai naik performancenya ya dibantulah kasih anggaran buat gedung baru
Balas   • Laporkan
putra_riau
25/06/2012
ya iyalah gak disetujui, kan selama ini setiap anggaran yg disetujui selalu ada 'pelicin' dibelakangnnya. nah yg ini gak ada, ya gak disetujui. sampeyen kan tahu, DPR itu adalah Dewan Perampok Rakyat
Balas   • Laporkan
one.piece
25/06/2012
capek kalo ngomongin yang katanya anggota *ewan yang terhormat, kelakuan bikin antipati dan bikin geram masyarakat, kok ngomongnya pada beda padahal temen2 nya dia juga, partainya dia juga, bukannya segera di dukung malah di putar putar, bubar aja lah ..
Balas   • Laporkan
elmalay
23/06/2012
hehehe,,yang pertama dananya tak bisa disunat DPR,,,yang kedua Komisi III takut jika penghuni senayan pindah semua ke gedung KPK yang baru (Jadi tahanan),,sebab itulah sangat logis jika komisi III tak setuju,,,
Balas   • Laporkan
radenbagus | 26/06/2012 | Laporkan
betul sekali!
lamunkar
23/06/2012
pokoknya setiap program kpk selalu dijegal oleh oknum anggota dpr yg itu2 juga, semakin ketauan kalo mereka punya maksud tersembunyi, yaitu melindungi koruptor termasuk oknum tsb calon penghuni tahanan kpk
Balas   • Laporkan
dulkamid
23/06/2012
Saya kurang setuju kalau KPK bikin gedung baru. Tapi saya sangat setuju kalau KPK bikin Rutan dan penjara baru yang sangat tidak manusiawi, khusus untuk birokrat dan politisi koruptor.
Balas   • Laporkan
180270
23/06/2012
sy mendukung 1000 % kpk bangun gedung demi memba2t pr koruptur agar lbh cepat di bui,makanya dpr menghalangi dana gedung kpk & jg dana tsb tdk bs di korupsi oleh dpr.
Balas   • Laporkan
suryaa77
23/06/2012
Kalau memang DPR tidak menyetujui sebaiknya KPK membuat Posko untuk menampung dana aspirasi dari masyarakat, saya yakin masih banyak masarakan yg akan mendukuk KPK. hasil kerja KPK lebih nyata dibanding DPR tukang korupsi dan pelesir.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru