POLITIK

Puan: PDIP Tentukan Capres Lewat Survei

"Survei itu bisa berubah-ubah, setiap hari langsung berubah."

ddd
Jum'at, 22 Juni 2012, 14:10 Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
Puan Maharani
Puan Maharani (VIVAnews/Adri Irianto)

VIVAnews - Ketua Bidang Politik Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Puan Maharani, mengatakan bahwa pencalonan presiden dari partainya akan ditentukan pula oleh survei. Namun, meski Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang terpopuler dalam survei, PDIP masih akan melihat perkembangan berikutnya.

"Survei itu bisa berubah-ubah, setiap hari setiap waktu itu langsung berubah jadi kami tentu saja akan mencermati hal tersebut," kata Puan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat 22 Juni 2012.

Meski begitu, Puan menambahkan, untuk pencalonan presiden, PDIP akan menyerahkan semuanya kepada Megawati sebagai ketua umum. "Bahwa kami bersama-sama ketua umum tentu melihat gelagat politik untuk menetapkan siapa yang maju pada pilpres," kata Puan.

Puan menegaskan, untuk menjaring calon presiden, partainya memiliki mekanisme dan persyaratan sendiri. PDIP tidak akan ikut-ikutan aturan yang ada di partai lain. "Apakah memang kita mencukupi untuk maju atau tidak ke pilpres, RUU pilpres sampai saat ini dalam wacana untuk dibahas," kata dia.

Survei terbaru dari Lingkaran Survei Indonesia, yang dilansir Minggu, 17 Juni 2012, Megawati masih calon presiden dengan elektabilitas tertinggi. Megawati Soekarnoputri 18,3 persen, dan Prabowo Subianto 18 persen. “Survei LSI ini dilaksanakan pada 2-11 Juni 2012,” kata peneliti LSI, Aji Al Farabi. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
mashery
23/06/2012
Lagi-lagi percaya sama survey... Mbak-mbak lembaga mana tuh yang dibayar???
Balas   • Laporkan
fathirone
23/06/2012
alah ini mah cma partai kerarton.. paling yg jd caprers anak cucu cicit soekarno.. ga ada penkaderan, ktnya partai demokrarsi tp kekuasaan mutlak di tangan mega.. bingung gw, usul gw mending gnt lah jd "partai mega perjuangan"
Balas   • Laporkan
banghadji
23/06/2012
Indonesia butuh presiden berusia dibawah 50 tahun jangan lagi dipimpin oleh KAKEK" atau NENEK"
Balas   • Laporkan
nesa_gan
22/06/2012
Semua kader bersembunyi di ketiak Megawati. Kader2 senior tidak berani mengusulkan atau memunculkan figur2 baru dari PDIP
Balas   • Laporkan
edy.widurijaya
22/06/2012
Kalau mega maju lawan prabowo yang mega kalah lagi kalah lagi, kasihan juga kalau kalah berkali kali
Balas   • Laporkan
galang86
22/06/2012
Mau disurvey bulak-balik juga tetep ujung-ujungnya Megawati juga yang dipilih jadi calon presiden dari PDIP, PDIP kan miskin kader!
Balas   • Laporkan
mariono
22/06/2012
apaan yg lewat survei..palingan megawati lg..PDIP emmang krisis kader berkualitas dr dulu
Balas   • Laporkan
syakiah
22/06/2012
Jika Pak SBY masih masuk dlm survei, sy yakin Mega jauh dibwah SBY. Hasil survei bisa berubah2.. Dalam sejarah berdirinya PDIP, tdak ada pencapresan yg lihat hasil survei yang ada kerabat keluarga soekarno yg diusung. Ga' jauh2 pasti Ibu Mega..
Balas   • Laporkan
abah_tea
22/06/2012
Saya yakin PDIP bisa menang dalam PILPRES, asal calonnya bukan Mbah Mega ......
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru