POLITIK

Anas: Adu Domba Demokrat Tak Akan Berhasil

Kader Partai Demokrat masih solid. "Yang paling penting kompak."

ddd
Jum'at, 22 Juni 2012, 13:02 Elin Yunita Kristanti, Nila Chrisna Yulika
Anas meminta kadernya kompak
Anas meminta kadernya kompak (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews -- Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum mengimbau agar semua kader partai bersatu memajukan partai. Sehingga kader Demokrat tak mudah dipecah belah.

"Begini, yang paling penting dilakukan oleh kader Partai Demokrat yang senior, setengah senior, setengah lama, yang lama semuanya kompak bersatu memajukan partai, itu yang paling penting," kata Anas di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Kramat Raya, Jumat 22 Juni 2012.

Anas pun, memastikan bahwa kader Partai Demokrat masih solid. "Yang paling penting adalah kompak, bekerja, bersatu, memajukan partai," kata dia.

Anas juga mengingatkan pihak-pihak yang ingin mengadu domba partai, usahanya itu tak akan berhasil. "Jangan diadu-adu, saya jamin bagi yang adu-adu tidak akan berhasil," kata dia.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Marzuki Alie mengingatkan semua kader tidak membuat pernyataan-pernyataan yang memprovokasi di media.

"Siapapun juga, jangan membuat statement-statement yang memprovokasi, justru memperbesar seolah-olah ada polemik di Partai Demokrat. Apalagi kader-kader yang masih baru, masuk sok pahlawan di Demokrat ini," ujarnya di gedung DPR, Jakarta, Kamis, 21 Juni 2012.

Sebagai orang yang membesarkan demokrat, Marzuki mengaku prihatin. "Makanya saya tidak banyak berkomentar, menyangkut internal Demokrat saya selalu diam, itu urusan internal kok, tidak perlu bicara di media," kata dia. (umi)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
antisrael
27/06/2012
Kader Senior dan setengah senior Lebih dikompakkan lagi korupsinya, nanti dipake buat kampanye pencitraan 2012. Bintang iklannya Ulil sama Sarumpaet. wakakaka
Balas   • Laporkan
fauffan
23/06/2012
Dasar muka tembok !!!
Balas   • Laporkan
paidjoireng
23/06/2012
"Yang paling penting adalah kompak, bekerja, bersatu,". KORUPSI BERJAMAAH LEBIH NYAMAN
Balas   • Laporkan
fokeyou
23/06/2012
pokoke nanti MONAS bakalan jadi saksi buat anas... hidup anas..hidup demokrat..SEE YOU'LL @ MONAS. Jangan lupa bawa tali yg panjang ya....
Balas   • Laporkan
fathirone
22/06/2012
kalo pemimpinya aja koruptor gi mana dengan kader2 nya??? anas muka tembok udah jls2 bnyak kena kasus korupsi masih aja getol.. tu tandanya pemimpin haus kekuasaan, haus harta.. jd buta!! mmpus aja demmokrat.. #foker face
Balas   • Laporkan
boim.tongos
22/06/2012
hahaha..dasar poli-tiku kutu busuk. bukan bersihin partai dari korupsi tapi bikin isu baru...perpechan partai....divonis rakyat baru nyahook...
Balas   • Laporkan
pras57
22/06/2012
menurut hasil penerawangan partai demokrat ibarat meteror yg terangnya hanya bisa bersinar sesaat saja. tahun 2014 sinarnya akan mulai meredup hingga akhirnya padam.
Balas   • Laporkan
araharjo
22/06/2012
namanya aja politik om.... saya tak nonton ajalah.... paling2 ya kayak gitu...
Balas   • Laporkan
nesa_gan
22/06/2012
Dibelakang pemberitaan yang negatif pasti ada oknum partai yang terlibat. Saat Partai mendapat pemberitaan negatif, tiba2 hasil survei bermunculan. #Settingan
Balas   • Laporkan
rachmat0507
22/06/2012
yang pasti jangan pilih demokrat lagi dah
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru