POLITIK

Anas: Ada Aturan Main untuk Mundur

"Jangan ada tendensi adu domba, saya pastikan gagal," kata Anas Urbaningrum.

ddd
Jum'at, 15 Juni 2012, 19:15 Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
Anas Urbaningrum usai memenuhi panggilan KPK
Anas Urbaningrum usai memenuhi panggilan KPK (VIVAnews/Nurcholis Anhari Lubis)

VIVAnews - Pidato Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, pada Rabu malam lalu dinilai sebagai sinyal bagi kader-kader Demokrat yang terkait kasus korupsi untuk mundur. Salah satu yang dituju adalah Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum yang tersangkut dalam kasus proyek Hambalang.

Bagaimana Anas menanggapi desakan mundur ini? "Di partai ada aturan main, konstitusi dan ada AD/ ART," kata Anas usai menonton bersama film "Soegija" di Plaza Senayan, Jakarta, Jumat 15 Juni 2012.

Anas menyatakan, Partai Demokrat masih utuh dan bersatu. "Oleh karena itu, upaya untuk mengadu domba, saya pastikan gagal. Jangan ada tendensi adu domba, saya pastikan gagal," katanya.

Demokrat, Anas melanjutkan, sadar dan mengerti ada yang menginginkan kekacauan di Demokrat. "Ada yang punya harapan Partai Demokrat tidak solid, kacau, kami tahu," ujar Anas. "Justru kami tahu, justru Demokrat bisa solid dan kompak."

Mengenai forum pendiri, menurut Anas, merupakan inisiatif yang baik. Inisiatif ini khas Demokrat juga, karena partai lain belum melakukan yang semacam ini.

"Demokrat maju dalam hal ini. Para deklarator dan pendiri punya ikatan historis, batin, dan tanggung jawab moral yang tinggi, kemudian bikin forum dan menterjemahkan komitmennya," kata Anas.

"Jadi, jangan dipahami dalam perspektif yang negatif. Jangan ditafsirkan yang aneh-aneh. Tafsirnya, ini energi yang baik bagi partai, dewan pimpinan pusat pasti menyambut baik dukungan dari pendiri," ujarnya. (art)


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
silviana.moxer
18/06/2012
Senyumnya Anas mirip Pakar korupsi
Balas   • Laporkan
sofyana | 18/06/2012 | Laporkan
ya, kalau gue nggak mau mundur ente mau APA? ente sih belum pernah ngerasain enaknya jadi ketua partai .........
dulkamid
16/06/2012
Aiss, pemilik PD bersabda dua kali, cepat cepat konsolidasi dengan DPP. Machtsvorming, kata BK, buat melawan Dewan Pembina. Adu Domba, kata AU, cuma kamuflase. Dia sendiri malah nyusun kekuatan untuk adu kuat dengan dewan pembina PD. He's full of crap
Balas   • Laporkan
dedot2612
16/06/2012
Klo akhirnya terbukti korupsi lebih baik anas jgn digantung di monas (tempat itu terlalu terlalu terhormat buat si "maling") tp bagusnya diikat di bunderan HI jd tiap yg lwat bisa liat sang "maling" n klo perlu ludahi dia... biar malu sampe ketulang !
Balas   • Laporkan
cla10xboy
16/06/2012
snake face... kriyap-kriyip matanya siap menerkam
Balas   • Laporkan
masih suka malsuin plat mobil Nas? aku pesen satu dong. Terus jalan layang yang menghubungkan dua rumahmu kok ga jadi dibangun? takut kteahuan banyak duit dari meres rakyat ya he he
Balas   • Laporkan
king.adi.773
15/06/2012
bung anas ingatlah tuhan maha mengetahui segalanya, apabila tuhan berkehendak mengungkap kebenaran. akan terungkaplah semuanya..
Balas   • Laporkan
soet
15/06/2012
hati anas pasti sedang panas !!!
Balas   • Laporkan
Multi tafsir sangat dihalalkan...
Balas   • Laporkan
fathirone
15/06/2012
dari senyum nya aja udah keliatan, muka licik.. gila kekuasaan.. ga ada yg iri koq pak dengan partai bapak, tp sadar diri lah udah jlas2 kena kasus korupsi masih aja sok sok kalem.. nama mu udah kena black list ama rakyat..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru