"Demokrat Nomor 5, Kok Seakan Paling Korupsi'
Data survei masih ada empat partai lain di atas Demokrat.
Ketua DPP Demokrat Sutan Bhatoegana (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews – Ketua DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana mengungkapkan, pernyataan yang dikemukakan Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono soal adanya partai politik lain yang kasus korupsinya lebih tinggi ketimbang Demokrat, diperoleh dari hasil survei.
“Catatan yang dibuat oleh Pak SBY itu beliau ketahui dari sumber terpercaya berdasarkan survei,” kata Sutan ketika dihubungi VIVAnews, Kamis 14 Juni 2012.
Berdasarkan hasil survei soal anggota-anggota parpol yang terlibat korupsi, Demokrat ternyata ada di urutan tengah. Namun Sutan tidak mau menyebut partai mana yang menempati peringkat teratas korup menurut survei itu.
Sutan juga tidak mengatakan lembaga mana yang menggelar survei tersebut. “Tidak usah kita sebut. Tapi intinya kenapa Demokrat saja yang diperlakukan begitu (dianggap sebagai partai korup)?” ujar Ketua Komisi VII DPR itu.
Ia memaparkan, data peringkat partai terkorup itu didapat berdasarkan tingkat anggota partai yang ditangkap karena kasus korupsi. “Jika ditotal seluruhnya, Demokrat ada di urutan lima. Tapi kok malah kami dianggap seperti nomor satu, paling korupsi,” keluh Sutan lagi.
Apapun, Sutan meminta para kader Demokrat berbesar hati. “Ya sudah, itu risiko. Partai Demokrat tidak usah kecil hati,” ucap dia. Dalam rangka itu pula, pendiri dan deklarator Demokrat semalam menghimpun seluruh kader Demokrat untuk menyemangati mereka.
Sebelumnya, SBY di hadapan para kader Demokrat di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu 13 Juni 2012, menegaskan tidak hanya anggota Partai Demokrat terlibat korupsi. “Di atas Partai Demokrat, ada empat partai lain yang persentase korupsi anggotanya itu mencapai 34,6 persen, 24,6 persen, 9,2 persen, dan 5,2 persen,” ujar dia.
Berdasarkan angka-angka yang ia ungkapkan itu, SBY pun kemudian melempar pertanyaan dalam forum silaturahmi Demokrat itu. “Adilkah kalau dengan data ini, partai kita divonis sebagai partai korup? Sedangkan yang di atas kita dianggap partai bersih?” tanya dia kepada kadernya.
Kendati demikian, SBY mengaku posisi Partai Demokrat kini menurun signifikan. “Serangan-serangan yang amat kencang kepada Partai Demokrat, utamanya melalui televisi itulah, yang menggerus tajam suara partai kita,” kata dia. (umi)
- Info Momentum
- Para Pemimpin Dunia Disusupi Alien?
- Kisah Kim Ung Yong, Manusia Super Jenius
- Ilmuwan: Ada Puluhan Miliar Planet Mirip Bumi di Jagat Raya
- Jaman Dulu Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menguasai 2/3 Bumi
- Tragedi Pembantaian Massal 'Kali Angke'
- Idol Rock, Batu Seberat 200 Ton yang Seimbang
- Foto: F(X) Girl Band Asal Korea Selatan 5 Bidadari Cantik



