POLITIK

Sakit, KMN Urung Diperiksa Soal Video Porno

Badan Kehormatan DPR memberi tiga kali kesempatan kepada KMN untuk menjelaskan video itu.

ddd
Selasa, 5 Juni 2012, 10:50 Anggi Kusumadewi, Nur Eka Sukmawati
Ketua BK DPR M. Prakosa
Ketua BK DPR M. Prakosa (ANTARA/Andika Wahyu)

VIVAnews – Ketua Badan Kehormatan DPR M. Prakosa, menyatakan, anggota DPR berinisial KMN yang mirip dengan pemeran video porno yang beberapa waktu tersebar di masyarakat, sampai saat ini belum diperiksa oleh DPR.

BK DPR sedianya hendak memeriksa KMN pada Senin, 4 Juni 2012. “Kemarin beliau mengatakan sakit dan minta pemanggilan dijadwalkan ulang seminggu lagi,” kata Prakosa di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 5 Juni 2012.

KMN sendiri tidak menjelaskan secara detail mengenai sakit yang dideritanya. “Dia tidak menyebutkan sakit apa, tapi dilampirkan surat keterangan dokter,” kata Prakosa.

BK pun memberi kesempatan kembali kepada KMN untuk memenuhi panggilan ulang pekan depan. Prakosa menjelaskan, BK memberi tiga kali kesempatan kepada KMN untuk menjelaskan kasus video porno dengan pemeran yang mirip dirinya.

KMN sendiri belakangan tidak pernah terlihat di DPR.

Ketua Fraksi PDIP Puan Maharani sebelumnya menyatakan, kemungkinan KMN sedang berkonsentrasi mengurus perkaranya itu. PDIP sebagai fraksi yang membawahi KMN pun menyerahkan sepenuhnya penyelidikan soal kasus video porno itu kepada BK DPR.

Prakosa sendiri sempat mengaku, BK kesulitan mendalami kasus video porno itu karena beberapa ahli IT yang diminta menganalisis video porno tersebut memberi penjelasan yang berbeda-beda.

Pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat misalnya menyatakan video porno mirip anggota DPR itu adalah asli, tanpa rekayasa, dan diduga kuat pemeran perempuannya adalah KMN.

Sebaliknya pakar teknologi informasi Ruby Alamsyah berpendapat, video porno itu bukan diperankan oleh KMN meski ada kemiripan di antara mereka. “Sepintas memang mirip. Makanya untuk menggiring persepsi orang yang melihat video itu, pelaku sengaja hanya menampilkan foto KMN,” kata Ruby.
 
Lebih lanjut Ruby menyatakan, tingkat kemiripan pemain video porno itu dengan KMN hanya di bawah 50 persen, khususnya dari segi fisik seperti tinggi badan, bentuk tubuh, sampai ciri-ciri wajah. Pemeran perempuan, simpul Ruby, jauh berbeda dengan KMN.


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
tumpalanton
05/06/2012
Sakit karena malu atau karena tak tahu malu?! kasus porno ini jgn cm jd seremonial belaka BK dlm menindak pelaku. usut dan tuntaskan. klo perlu copot dari jabatan dan blacklist dr daftar caleg thn 2014 nanti.
Balas   • Laporkan
galang86
05/06/2012
Jurus poliTIKUS kalo kena kasus terus mau diperiksa langsung mendadak sakit, biar aja sepandai-pandainya tupai melompat pasti nanti jatoh juga!
Balas   • Laporkan
djaja3
05/06/2012
klo saya perhatikan sih tidak ada indikasi kalau PDIP melindungi kadernya yg bersalah, mereka kan menunggu hasil keputusan dari BK DPR. Klo bicara partai demokrat jangan ditanya lagi,kadernya yg bersalah tidak saja dilindungi tapi dibela mati2an.
Balas   • Laporkan
prima54
05/06/2012
Udah jelas2 PDIP melindungi kadernya yg terlibat video porno. PDIP dan PKS sama saja, partai yg melindungi tukang bokep. Jangan dipilih lagi besok di pemilu.
Balas   • Laporkan
djaja3 | 05/06/2012 | Laporkan
Saya bukan pendukung partai manapun. Ini hanya pandangan secara umum. PEACE.
djaja3 | 05/06/2012 | Laporkan
klo saya perhatikan sih tidak ada indikasi kalau PDIP melindungi kadernya yg bersalah, mereka kan menunggu hasil keputusan dari BK DPR. Klo bicara partai demokrat jangan ditanya lagi,kadernya yg bersalah tidak saja dilindungi tapi dibela mati2an. Saya buk


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru