POLITIK

Akbar: Cawapres Aburizal TNI Bintang Empat

"Kalau dari TNI, yang paling ideal pangkatnya bintang empat," ungkap Akbar.

ddd
Minggu, 3 Juni 2012, 16:42 Elin Yunita Kristanti, Bobby Andalan (Bali)
Menurut Akbar, Golkar dan TNI punya keterkaitan historis
Menurut Akbar, Golkar dan TNI punya keterkaitan historis  

VIVAnews - Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie hampir dipastikan bakal diusung menjadi calon presiden oleh partai berlambang beringin itu. Artinya, Golkar tinggal mencari figur untuk disandingkan dengan Aburizal pada Pemilu 2014.

Kemarin, Ketua DPD Partai Golkar, I Ketut Sudikerta memberi bocoran soal calon wakil presiden pendamping Ical -- sapaan Aburizal Bakrie. Sosoknya, kata Sudikerta, dari kalangan TNI aktif.

Soal itu, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengatakan, jika memang calonnya TNI, harus dilihat dulu latar belakang, pangkat, pengalaman, riwayat dan rekam jejaknya sosok dimaksud.

"Kalau dari TNI, yang paling ideal pangkatnya bintang empat," ungkap Akbar usai menghadiri Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Bidang Pemenangan Pemilu Bali, NTB, NTT di Hotel Grand Bali Beach, Denpasar, Minggu 3 Juni 2012.

Saat disodorkan nama Jenderal Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf Angkatan Darat, Akbar membenarkan jika ipar Susilo Bambang Yudhoyono itu salah satu figur yang dibidik. "Kasad itu salah satunya," papar Akbar.

Pilihan kepada TNI untuk mendampingi Ical pada Pemilu 2014, menurut Akbar punya alasan sendiri. Menurutnya, Golkar dan TNI memiliki hubungan historis yang panjang. "Kalau kita lihat dari segi riwayatnya, latar belakangnya, Golkar juga memiliki kaitan dengan TNI," ujar mantan Ketua Umum PB HMI itu.

Kendati begitu, Akbar mengaku menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang akan digelar bulan ini. "Nanti di Rapimnas yang akan datang, di situ akan ada pembicaraan untuk mem-follow up calon wakil presiden. Rapimnas nanti mengukuhkan, menetapkan secara definitif kepada Aburizal sebagai calon presiden. Setelah itu akan dibicarakan soal calon wakil presiden," tutur Akbar.

Sejatinya, sambung Akbar, Golkar mempertimbangkan semua unsur untuk menghadapi Pemilu 2014. Termasuk, katanya, kombinasi sipil-militer. "Semua (sipil-militer) jadi pertimbangan. Pertimbangan lain juga tentunya pendekatan wilayah, pendekatan kepada seseorang yang memiliki pengalaman di bidang pemerintahan juga bisa. Pengabdiannya juga bisa," Akbar menambahkan.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mengambil cawapres dari unsur TNI, sebuah langkah politik untuk mengamankan partai, keluarga, dan juga kekuasaan keluarga aburizal, langkah cerdik buat aburizal tapi tipuan buat rakyat, BAD RECOMMENDED....!! UNLIKE THIS....!!!
Balas   • Laporkan
prima54
04/06/2012
Siapa pun cawapres, Ical tidak akan bisa menang. Dosa2 Ical terhadap bangsa ini tidak akan dilupakan begitu saja. Publik tidak akan mau kembali lagi di era orde baru yg kejam. Golkar dan Ical hanya membawa penderitaan bagi Indonesia.
Balas   • Laporkan
imansukmana
04/06/2012
Penerus Orba ya tetap Orba gayanya.....orang cerdas tidak akan masuk kubangan dua kali......
Balas   • Laporkan
pesisirselatan
04/06/2012
gak boleh kritis ya sistemnya..........
Balas   • Laporkan
01203
04/06/2012
Partai partai masa lalu..kalo mereka menang..itu berarti rakyat indo gampang dibodohi dan di politisir...2014 pertaruhan yg besar.. :D indonesia negeri dongeng penyamun..
Balas   • Laporkan
asmadiyanti
04/06/2012
Cari yang punya background pemerintah, TNI, soalnya dia gak paham sama pemerintah. Pahamnya cuma bisnis yang dia punya ajaa.
Balas   • Laporkan
wayan_bluess
04/06/2012
Kenapa gak BINTANG TOEJOE sekalian,,biar yg milih minum obatnya dan hilang pusingnya....hwak..hwak..hwak...
Balas   • Laporkan
tebeksanbek
04/06/2012
berbahaya....akan dikembalikan kejayaan orde baru???
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com