POLITIK

Ruhut: Kader Terkait Hambalang, Tolong Mundur

Sebab Rating Demokrat terus turun. "Akan indah kalau kita bisa mundur, jangan dimundurkan"

ddd
Kamis, 31 Mei 2012, 13:39 Elin Yunita Kristanti, Nur Eka Sukmawati
Ruhut minta kader terkait Hambalang dan Wisma Atlet legawa mundur
Ruhut minta kader terkait Hambalang dan Wisma Atlet legawa mundur (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews -- Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul meminta kepada semua kader yang disebut-sebut terlibat kasus korupsi Hambalang dan Wisma Atlet untuk mundur dari partai.

"Permasalahan yang ada yang menimpa partai kami saya memohon siapa pun yang dikaitkan mulai Wisma Atlet sampai Hambalang, kita harus sayang dengan partai dan nama-nama yang disebut itu yang tahu apa peran mereka. Saya melihat dan hanya bisa mengatakan semua itu, akan indah kalau kita bisa mundur, jangan dimundurkan," kata Ruhut di Gedung DPR, Kamis 31 Mei 2012.

Sementara, kata Ruhut, mengenai Andi Malarangeng yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Dewan Kehormatan dan Majelis Tinggi yang melakukan pemeriksaan. "Saya mohon kita bersabar biarlah," kata dia.

Ruhut mengatakan, bahwa dengan dimintanya kader yang tersangkut kasus hukum untuk mundur dari partai, bukannya tak menghormati asas praduga tak bersalah. Namun, menurutnya masalah hukum tak lepas dari masalah politik. Yang perlu dipertimbangkan dan paling penting, kata dia adalah sanksi sosial.

"Turunnya rating partai kami karena sanksi sosial jadi saya kembalikan kepada kader-kader itu kalau sayang kepada partai legawa siapa lagi yang mau menyelamatkan partai ini," kata dia.

Proyek Hambalang menjadi perhatian publik. Karena proyek raksasa itu kerap disebut mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin. Bahkan Kamis 24 Mei lalu, Menpora Andi Mallarangeng diperiksa 10 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait proyek Hambalang.

Soal itu, Andi menjelaskan, pembangunan pusat olahraga itu dilandasi keinginan untuk meningkatkan prestasi olahraga di Indonesia. "Sewaktu belum ada Kemenpora, yakni waktu masih di Dinkas sampai sekarang yang dipikirkan adalah sarana olahraga yang elit maupun sekolah olahraga," kata Andi di Kemenpora, Jakarta, Rabu 30 Mei 2012.

Belum selesai soal kasus hukum, dua bangunan di proyek pusat olahraga senilai Rp1,2 triliun di Hambalang, Sentul, Jawa Barat, dikabarkan ambruk. Tanah yang ada di lokasi itu juga ambles. (umi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
mhd.taufikmirza
03/06/2012
bagusan kau masuk islam ruhut, biar sholat berjamaah kita....
Balas   • Laporkan
tai_katak
02/06/2012
Bang Ruhut, bukankah ini sandiwara loe aja. Bekoar yg jelas bikin pusing rakyat aja. Klo pd tdk mmbrshkn diri lama2 pd akan erosi dimata rakyat.
Balas   • Laporkan
darkzz
02/06/2012
tambah ga jelas aja ini..
Balas   • Laporkan
vivi.vienna
01/06/2012
sebaiknya kasus hambalang ini langsung saja serahkan ke KPK.. toh proyeknya distop. Jd DPR udah jgn ikut campur apa2 dl krn malah bikin makin ricuh.
Balas   • Laporkan
aisahana
01/06/2012
andi senaiknya mundur dan diganti sama Ruhut aja..... Ruhut hars diberi kesempatan jadi menteri...
Balas   • Laporkan
tai_katak | 02/06/2012 | Laporkan
Cocok, jadi menteri yg urusin pengacara. Pengacau yg bikin banyak acara.
iron maiden
01/06/2012
heran, ada saja yg orang2 demokrat spt doni yg mau memfitnah adhiyaksa dgn menulis si andi cuma melanjutkan adhiyaksa, beda bung!!, adhiyaksa cuma mau bikin sekolah olahraga/training 125M dgn bangunan dua lantai, andi-anas mau bikin sportcenter 1,2T
Balas   • Laporkan
Bukti ada kader yg siap pasang badan untuk memperjuangkan nafsunya menguasai partai walau tak mampu
Balas   • Laporkan
dulkamid
01/06/2012
Apa yang dibilang Ruhut kayaknya ditujukan ke AU. Ruhut teman baik Nazar. Mungkin dia merasa marah, kenapa Nazar dikorbankan dan dibuang begitu saja tanpa pembelaan. Padahal, mungkin menurut dia, Nazar juga yang turut pontang panting ikut memenangkan AU
Balas   • Laporkan
Ide yang bagus juga dari Bang Ruhut itu. Tp gimana kalau Partai Demokratnya sekalian bubar ? Pasti lebih baik. Ini sekadar koar-koar seperti bang Ruhut lho. Gak usah masukin di hati.
Balas   • Laporkan
donilesmana
31/05/2012
Proyek hambalang ini kan sebenernya ada dari tahun 2004, harusnya adhyaksa dault juga ikut diperiksa karena proyek ini dimulai pada masanya menjabat.
Balas   • Laporkan
iron maiden | 01/06/2012 | Laporkan
doni ini pasti orang demokrat, jaman adhiyaksa cuma bangun sekolah olahraga 125M dgn bangunan dua lantai, jaman andi 2010 mau bangun sport center 1,2T, jgn memfitnah!!!
muhammad.makhfudz | 01/06/2012 | Laporkan
Lebih baik kawasan Hambalang di bangun saja " Monument Korupsi seperti yg ada di Negeri Yunani" Ini contoh baik kita memiliki monumen pemberontakan G30 S masa tak punya monumen Korupsi


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog