Ruhut: Kader Terkait Hambalang, Tolong Mundur
Sebab Rating Demokrat terus turun. "Akan indah kalau kita bisa mundur, jangan dimundurkan"
Ruhut minta kader terkait Hambalang dan Wisma Atlet legawa mundur (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)
VIVAnews -- Politisi Demokrat, Ruhut Sitompul meminta kepada semua kader yang disebut-sebut terlibat kasus korupsi Hambalang dan Wisma Atlet untuk mundur dari partai.
"Permasalahan yang ada yang menimpa partai kami saya memohon siapa pun yang dikaitkan mulai Wisma Atlet sampai Hambalang, kita harus sayang dengan partai dan nama-nama yang disebut itu yang tahu apa peran mereka. Saya melihat dan hanya bisa mengatakan semua itu, akan indah kalau kita bisa mundur, jangan dimundurkan," kata Ruhut di Gedung DPR, Kamis 31 Mei 2012.
Sementara, kata Ruhut, mengenai Andi Malarangeng yang saat ini juga menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga, Dewan Kehormatan dan Majelis Tinggi yang melakukan pemeriksaan. "Saya mohon kita bersabar biarlah," kata dia.
Ruhut mengatakan, bahwa dengan dimintanya kader yang tersangkut kasus hukum untuk mundur dari partai, bukannya tak menghormati asas praduga tak bersalah. Namun, menurutnya masalah hukum tak lepas dari masalah politik. Yang perlu dipertimbangkan dan paling penting, kata dia adalah sanksi sosial.
"Turunnya rating partai kami karena sanksi sosial jadi saya kembalikan kepada kader-kader itu kalau sayang kepada partai legawa siapa lagi yang mau menyelamatkan partai ini," kata dia.
Proyek Hambalang menjadi perhatian publik. Karena proyek raksasa itu kerap disebut mantan Bendahara Umum Demokrat Muhammad Nazaruddin. Bahkan Kamis 24 Mei lalu, Menpora Andi Mallarangeng diperiksa 10 jam oleh Komisi Pemberantasan Korupsi terkait proyek Hambalang.
Soal itu, Andi menjelaskan, pembangunan pusat olahraga itu dilandasi keinginan untuk meningkatkan prestasi olahraga di Indonesia. "Sewaktu belum ada Kemenpora, yakni waktu masih di Dinkas sampai sekarang yang dipikirkan adalah sarana olahraga yang elit maupun sekolah olahraga," kata Andi di Kemenpora, Jakarta, Rabu 30 Mei 2012.
Belum selesai soal kasus hukum, dua bangunan di proyek pusat olahraga senilai Rp1,2 triliun di Hambalang, Sentul, Jawa Barat, dikabarkan ambruk. Tanah yang ada di lokasi itu juga ambles. (umi)
-
Ashley Cole & Anton Ferdinand Nyaris Adu Jotos di Los Angeles
-
Menghebohkan, Remaja Ini Berenang Bersama Hiu 9 Meter
-
Kota Hilang Seperti "Atlantis" Ditemukan di Kamboja
-
Video Biksu Naik Jet Pribadi Hebohkan Thailand
-
Sewa PSK, Bintang Bayern Munich Terancam 3 Tahun Penjara
-
Kekasih Ronaldo Ketakutan Dikuntit Pria Misterius
doni ini pasti orang demokrat, jaman adhiyaksa cuma bangun sekolah olahraga 125M dgn bangunan dua lantai, jaman andi 2010 mau bangun sport center 1,2T, jgn memfitnah!!!
Lebih baik kawasan Hambalang di bangun saja " Monument Korupsi seperti yg ada di Negeri Yunani" Ini contoh baik kita memiliki monumen pemberontakan G30 S masa tak punya monumen Korupsi
- Info Momentum
- Para Pemimpin Dunia Disusupi Alien?
- Kisah Kim Ung Yong, Manusia Super Jenius
- Ilmuwan: Ada Puluhan Miliar Planet Mirip Bumi di Jagat Raya
- Jaman Dulu Nenek Moyang Bangsa Indonesia Menguasai 2/3 Bumi
- Tragedi Pembantaian Massal 'Kali Angke'
- Idol Rock, Batu Seberat 200 Ton yang Seimbang
- Foto: F(X) Girl Band Asal Korea Selatan 5 Bidadari Cantik



