POLITIK

Sebelum Paripurna, PKS Konsolidasi Dulu

"Undangan ke anggota besok pukul 07.30 WIB. Memang akan diputuskan menjelang paripurna."

ddd
Kamis, 29 Maret 2012, 13:22 Arfi Bambani Amri, Nila Chrisna Yulika
Sidang paripurna DPR bahas subsidi BBM yang diwarnai walk out
Sidang paripurna DPR bahas subsidi BBM yang diwarnai walk out (Antara/Ismar Patrizki)

VIVAnews - Sekretaris Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Dewan Perwakilan Rakyat, Abdul Hakim, mengatakan, akan melakukan pengambilan keputusan terkait sikapnya terhadap kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada menit-menit terakhir. Jadi, pagi sebelum paripurna digelar, PKS menggelar rapat fraksi dulu.

"Besok rencananya kami akan mengadakan rapat pleno untuk menentukan sikap. Undangan ke anggota besok pukul 07.30 WIB. Memang akan diputuskan menjelang paripurna," kata Abdul Hakim di Gedung DPR, Kamis 29 Maret 2012.

Hal ini, karena PKS masih menunggu keputusan badan anggaran. "Kemarin kan sudah ada pembahasan di Banggar, kami masih menunggu hasil dari Banggar untuk analisa dan pertimbangan sikap kami," kata dia.

Jika tidak menyetujui kenaikan harga BBM, lalu apakah PKS akan ke luar dari koalisi? "Kami kira terlalu terburu-buru untuk mengatakan itu. Yang jelas besok pagi kami akan melaksanakan rapat pleno," kata dia.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
PKS msh ragu, mau mmbela rakyat atau kluar dri koalisi...., takut mentrinya dipecat oleh SBY, ingat..!!! klo PKS ttp mndukung naiknya BBM tunggu kehancuran nnti di 2014...
Balas   • Laporkan
mijan_rrc
29/03/2012
lebih baik melihat strategi PKS dan Golkar,, dua partai ini sedang heboh,,plus demokrat tentunya
Balas   • Laporkan
iron maiden
29/03/2012
lebih baik pks memikirkan benar2 kalau mau ikut2an demolkrat, krn bisa2 pks jadi musuh rakyat miskin selain demokrat tentunya
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog