POLITIK

Kakak Menteri Muhaimin Pimpin PKB Jatim

Gus Halim akan menjabat Ketua DPW PKB Jatim periode 2011-2016.

ddd
Minggu, 20 November 2011, 20:34 Arry Anggadha
Kakak kandung Muhaimin Iskandar, Abdul Halim Iskandar, pimpin PKB Jatim
Kakak kandung Muhaimin Iskandar, Abdul Halim Iskandar, pimpin PKB Jatim (Tuji Martudji | Surabaya)

VIVAnews - Abdul Halim Iskandar akhirnya berhasil menyisihkan dua rivalnya Mas'ud Adnan dan Khomaruddin Abbas di Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Jatim. Gus Halim sapaan akrabnya, ini meraih perolehan 28 suara dukungan dari sebanyak 39 suara yang diperebutkan.

Kakak kandung Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar ini berhak duduk di jabatan Ketua DPW PKB Jatim periode 2011-2016.

"Melalui aklamasi, kandidat lainnya gagal masuk menjadi calon karena tidak mendapat dukungan mayoritas," kata Humas DPW PKB Jatim, Ari Rangkuti dalam rilis yang diterima VIVAnews.com.

Sebelumnya, lanjut Ari, Mas'ud Adnan hanya meraih delapan suara termasuk Khoiruddin Abbas juga mendapat dua suara. Dengan demikian, Halim Iskandar yang juga Ketua DPC PKB Kabupaten Jombang serta Wakil Ketua DPRD Jatim tersebut berhak memimpin partai berbasis massa Nahdliyin itu selama lima tahun ke depan menggantikan Imam Nahrawi yang kini menjabat Sekjen DPP PKB.

Perhelatan sidang pemilihan yang berlangsung di markas PKB Jalan Ketintang Surabaya itu dipimpin oleh Ketua DPP PKB H Niam Salim, Sekjen Dewan Syuro DPP PKB Andi Muawiyah, dan Ketua DPP PKB Hj Ida Fauziyah.

Kemenangan secara aklamasi itu tidak hanya dialami Abdul Halim Iskandar, tetapi juga di pemilihan ketua dewan syuro, KH Abdus Salam Mudjib.

Pada saat pemilihan tahap pertama, KH Abdus Salam Mudjib mengantongi 29 suara, sedangkan calon lainnya yakni KH Ali Maschan Moesa dan H Abdul Halim sama-sama memperoleh satu suara, KH Sulthon 7 suara. "Artinya yang berhak menjadi Ketua Dewan Syuro DPW PKB Jatim adalah KH Abdus Salam Mudjib untuk kepemimpinan lima tahun ke depan," lanjut Ari.

Abdul Halim Iskandar, dalam pidatonya mengaku akan menjalankan kepemimpinan PKB Jatim seperti yang diperintahkan DPP dan terus melakukan koordinasi dengan komponen pengurus lainnya.

"Siap atau tidak siap, saya harus menjalankan amanah ini. Dan, yang harus diketahui kemenangan ini bukan karena saya kakak ketua umum DPP PKB, melainkan kemampuan dan kepercayaan semua DPC," tegas Abdul Halim. (ren)

Laporan: Tudji Martudji | Surabaya



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
1957
13/01/2012
inilah buktinya parpol kita belum modern. seperti perusahaan keluarga berbasis manajemen kekeluargaan.
Balas   • Laporkan
ajengjoy
01/12/2011
wah nepotisme neh..kenapa bukan trah gus dur aja?
Balas   • Laporkan
nesa_gan
22/11/2011
Lho..lho..ternyata dinasti tidak hanya terjadi di Partai Banteng, PKB pun juga mengikutinya.
Balas   • Laporkan
mukimin
21/11/2011
oalaaaah... ini lagi, satu gerbong kaya adik kandungnya si muhaimin... aduh, negeri ini kok penuh dengan muka-muka yang penjilat kekuasaan... sudah kau parkirkan pkb di muka istana sby, sekarang kau jilati NU agar bisa raih simpati, sori kami sudah pandai
Balas   • Laporkan
jogobonito9 | 21/11/2011 | Laporkan
setuju banget....ni muhaimin clan lagi njilat NU spy dpt dukungan kyai2...palagi jelas kyai siradj gk suka ma muhaimin....


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com