POLITIK

Tak Puas Jadi Bupati, Maju Jadi Wakil Bupati

Pertama kali di Jawa tengah. Meski tak menyalahi UU, Bupati Wonogiri maju lagi jadi wakil.

ddd
Kamis, 29 Juli 2010, 09:15 Amril Amarullah
TPS 'Piala Dunia' di Pilkada Solo
TPS 'Piala Dunia' di Pilkada Solo (Fajar Sodiq/VIVAnews)

VIVAnews - Bagug Purnomosidi nampaknya tidak puas menjabat dua periode sebagai Bupati Wonogori. Pilkada 2010 ini, dia mencalonkan kembali untuk yang ketiga kalinya. Tapi, bukan sebagai Bupati, melainkan Wakil Bupati Wonogiri.

Menurut Ketua KPUD Wonogiri, Joko Purnomo, majunya seorang  bupati menjadi calon wakil bupati dalam Pilkada, baru pertama kali terjadi di Jawa Tengah.

"Ini pertama kali di Jawa Tengah, dan tidak menyalahi undang-undang yang ada," kata Ketua KPUD Wonogiri, Joko Purnomo kepada VIVAnews, Kamis, 29 Juli 2010.

Menurut dia, undang-undang hanya melarang seseorang yang sudah mejabat bupati selama dua periode maju kembali sebagai calon bupati. Kalau majunya sebagai wakil bupati, tidak menyalahi undang-undang.

Majunya bupati Begug menjadi calon wakil bupati sudah ditetapkan dua minggu lalu, dengan menggandeng PDIP dan PKS. Pasangan Sumaryoto-Begug Purnomosidi mendapat nomor urut 1. Mereka bakal bersaing dengan tiga pasangan lainnya.

"Respons masyarakat Wonogiri dengan majunya bupati Begug jadi calon wakil bupati memang menuai pro-kontra. Ada masyarakat yang mendukung karena masih menginginkan sosok Pak Begug, tapi ada juga masyarakat yang sudah bosan. Ini biasa dalam demokrasi," ucapnya.

Pilkada Wonogiri, saat ini memasuki masa sosialisasi pasangan calon bupati dan wakil bupati. Setelah itu, selama 40 hari ke depan, empat pasangan calon bupati dan wakil bupati diberi kesempatan menggelar kampanye. "Pelaksanaan Pilkada akan berlangsung 16 September nanti," ujarnya.(np)

Laporan: Fajar Sodiq | Solo



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Hari Soeseno
29/07/2010
kenapa koq enggak puas ama kinerja tukang sapu ya...., kemudian...menggantikannya...silahkan...
Balas   • Laporkan
bejo
29/07/2010
Hm...menarik...trus kalo sampe ntar Bupatinya berhalangan tetap, dia naik lagi gantiin gitu? Apa ga nyalahin Undang-Undang pada saat itu terjadi? Ato ntar gimana nanti, akalin lagi? Muantaaaappppp!!! MERDEKA!!! Atau mati sajalah KAU!!!
Balas   • Laporkan
Presiden Direktur RI
29/07/2010
Yah ... ga usah ributlah, begitulah mental para penguasa kita, paling pinter siasatin hukum, kalo perlu hukum dibolak balik se-enak kentutnya aja, SEJARAH INDONESIA AKAN RUNTUH, sama seperti MAJAPAHIT DIMASA LALU, karena KE-BLEGUG-AN PARA PENGUASAnya.
Balas   • Laporkan
markus longo
29/07/2010
bukannya kasih kesempatan generasi penerus,ini nggak wakil bupati pun di embat jugai,entar kalo udah 2 kali menjabat wakil bupati,mau nyalon apalagi sibegug......?
Balas   • Laporkan
miyoel
29/07/2010
pilihan dalam demokrasi: jd wakil bupati 2 periode baru jd bupati 2 periode, ato jd bupati 2 periode trs jd wakil bupati 2 periode, kekuasaan emang ueeennaakkk gan! apalagi bisa 20 thn jd penguasa,, qeqeqeqe...
Balas   • Laporkan
arif.bernadi
29/07/2010
Komentar saya : ENGGAK TAHU MALU, RAKUS KEKUASAAN & KEKAYAAN, KALO KATA ORANG SUNDA BELEGUG (BODOH). MEMANG DIA AJA YG PINTAR. YG BODOH JUGA PARTAINYA MEMANGNYA ENGGAK ADA KADER LAIN. LUAR BIASA INDONESIA INI
Balas   • Laporkan
Bodong
29/07/2010
rakus dan tamak................
Balas   • Laporkan
boy
29/07/2010
begitulah kalau orang sudah gila kekuasaan. apapun akan dijalani.... Di Surabaya juga terjadi kyk gitu, Walikota yang sekarang maju lagi tp sebagai Wakil Walikota....
Balas   • Laporkan
Sunarmo Hadi
29/07/2010
Diculke ndhase digondheli buntute......! pepatah jawa yang pass untuk itu.
Balas   • Laporkan
bokier
29/07/2010
" Pd akhirnya rakyat yg akan memilih dan menentukan......masyarakat skrng sdh cerdas.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com