POLITIK

Pengamat Politik: Bawa Century ke Ranah Hukum

"Elite saat ini, memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan politik."

ddd
Minggu, 7 Maret 2010, 15:00 Antique, Amril Amarullah
Opsi pansus Century
Opsi pansus Century  

VIVAnews - Penyelesaian kasus PT Bank Century Tbk segera mungkin diselesaikan melalui jalur hukum. Sebab, itu sebenarnya 'the real competition' yang sebenarnya dan bukan saat ini.

Demikian dikemukakan, Ubeidillah Badrun, pengamat politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Dia menilai, penyelesaian sesungguhnya dalam skandal Bank Century berada pada saat proses hukum berjalan.

"Untuk skandal Century, sebenarnya the real competition-nya bukan saat ini, tapi nanti pada saat proses hukum (atas pihak-pihak yang diduga bersalah) berjalan dan mengeluarkan hasil," ujarnya kepada pers di sela-sela acara silaturahmi Poros Wartawan Jakarta (PWJ) di Bogor, Jawa Barat.

Menurut staf pengajar sosiologi politik UNJ itu, paska lahirnya putusan hukum atas mereka-mereka yang diduga terlibat dalam skandal tersebut, di situlah pertarungan yang sebenarnya yang akan mempengaruhi kondisi politik nasional.

Tanggapannya soal pidato Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang menanggapi keputusan rapat paripurna DPR atas hasil investigasi kasus bailout Century, Ubeidilah berpendapat, penyampaian pidato di Istana Negara pada dua hari lalu itu justru menimbulkan pertanyaan besar.

Selain itu, banyak pengamat dan politisi menyebut pidato SBY itu sebagai pidato yang terkesan 'menantang' apa yang telah diputuskan Rapat Paripurna DPR. Ada pula yang menilai pidato tersebut sebagai upaya mempengaruhi aparat hukum dalam menanggapi kesimpulan paripurna DPR.

"Pidato yang menanggapi kesimpulan penyelidikan skandal Century oleh DPR itu bisa jadi merupakan upaya cari aman, apalagi hal itu dilakukan sebelum ada kesimpulan hukum," ujarnya.

Pada bagian lain, Ubedillah mengatakan bahwa peta elite politik paska sidang paripurna DPR menjadi berbeda dengan masa lalu, terutama pada konteks pengawasan DPR.

Hal itu mrupakan efek dari sistem pemilihan umum dimana calon legislator dipilih langsung oleh rakyat dan bukan lagi melalui partai.

"Elite saat ini, memiliki kepercayaan diri untuk mengambil keputusan politik. Beda dengan elite di masa lalu yang tunduk pada keputusan partai," sambung Ubedillah.

antique.putra@vivanews.com



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
gesty probowati w
31/05/2011
Sedikit melenceng,kenyataan nya emang orang undomesia dilarang kaya..buktimya deposito di batasi hanya sampai 2 M...ladi rame rame lah tanam modal di luar negeri.
Balas   • Laporkan
julio
08/03/2010
sekarang tiba2 banyak yang ngaku pengamat. namun sayangnya hanya pandai bicara tidak pernah memberi kontribusi nyata untuk pembangunan dan kemaslahatan rakyat. sayangnya banyak orang termasuk kaum terpelajar mudah sekali termakan opini yang tidak jelas.
Balas   • Laporkan
borjuis
08/03/2010
Ah..semua media massa milik petinggi parpol maunya politisasi kasus Century jalan terus...ga TV..ga media online, sptnya males kalau udah bicarain Century di luar ranah politis... Sabar bung..the party's is over ! Sjrg tunggu dan horati porses hukum..jang
Balas   • Laporkan
buang2 duit
08/03/2010
sebenarnya pansus itu ga penting, wong akhirnya ke hukum juga. daripada buang2 duit rakyat mending ga usah bikin pansus, dan biarkan KPK bekerja.
Balas   • Laporkan
salman hussein
08/03/2010
Menyelamatkan apa? menyelematkan lingkaran yang diuntungkan dari bailout ya...jadi bongkar terus sampai ke akar2nya kasus bank century ini ....bravo pansus...opsi C adalah opsi rakyat indonesia...
Balas   • Laporkan
Rambo
07/03/2010
Yah yang dibelain PD, PAN dan PKB adalah kebenaran yg sesungguhnya, tdk ada keterlibatan/scandal century yang berniat jahat oleh Boediono dan SMI, tapi hanya usaha yang disetujui DPR ketika itu, bahwa harus diambil langkah2 berani untuk menyelamatkan Bank
Balas   • Laporkan
Lucky
07/03/2010
Dlm menjalani proses hukum, Parlemen dan Pemerintah hrs siap2 berbesar hati, artinya jika terbukti Pak Boed dan Bu Sri terbebas dari sangkaan korupsi atau pidana lainnya, HARUS diterima dg besa hati dan tidak berprasangka thd penegak hukm (KPK). Begitu ju
Balas   • Laporkan
jhgfdsaUJTZHRGEFWDTZ
07/03/2010
dsfacfghuiul8uiß098utzrfgffdtgrfttw3w
Balas   • Laporkan
jeanne
07/03/2010
saya kecewa dengan bapak Presiden yg selalu mengatakan bahwa Bilout Century tidak bermasalah, padahal semuanya sudah jelas bahwa itu bermasalah.
Balas   • Laporkan
saya pribadi lebih cendrung dengar pendapat para ahli/pakar ekonomi, pengamat politik, ahli hukum yang 80% setuju C, hanya saja jubir PKB, Demokrat yg menyatakan bailout untuk menyelamatkan perekonomian bangsa, saya bingung ! yg dimaksud bangsa yg mana?ap
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com