POLITIK

PKS Pilih Opsi C, 'Allah Akbar' Bergemuruh

Artinya, pencairan dana bail out kepada Bank Century dinilai bermasalah.

ddd
Rabu, 3 Maret 2010, 12:17 Ismoko Widjaya, Anggi Kusumadewi
Paripurna Luar Biasa
Paripurna Luar Biasa (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan lantang memilih opsi C hasil rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Angket Bank Century. Artinya, pencairan dana bail out kepada Bank Century dinilai bermasalah.

"Opsi C adalah relevan dan terbaik untuk perbaikan sektor keuangan dan perbankan dan upaya penegakan hukum," kata juru bicara dari Fraksi PKS Ecky Awal Mucharam dalam sidang paripurna, Gedung DPR, Jakarta, Rabu 3 Maret 2010.

Sontak saja suasana sidanga langsung bergemuruh. Teriakan "Allah Akbar, Allah Akbar" bergemuruh di tengah arena ruang sidang.

Menurut PKS, pandangan ini merupakan penegasan dan penguatan fraksi PKS yang telah disampaikan sidang-sidang Pansus terdahulu. Fraksi PKS telah membaca dan mempelajari opsi atau pilihan kesimpulan dan rekomendasi yang diajukan pansus angket.

"Fraksi PKS meyakini dan memandang bahwa dua opsi yang diajukan itu secara substansial memiliki kesamaan. Meskipun tetap terdapat perbedaan-perbedaan yang tidak dapat dipungkiri dan itu akibat konsekuensi dari demokrasi," ujar dia.

Seperti diketahui, Fraksi Golkar jugaakhirnya menyatakan bahwa pengucuran dana Bank Century melalui FPJP oleh BI dan PMS oleh LPS adalah keuangan negara. Golkar pilih Opsi C.

Opsi C lainnya adalah, patut diduga telah terjadi berbagai penyimpangan dalam pelaksanaan kebijakan oleh otoritas moneter dan fiskal, mulai dari (a) operasional Bank CIC (b) proses akuisisi Bank Danpac dan Bank Pikko oleh Chinkara Capital, merger Bank CIC, Bank Danpac, dan Bank Pikko menjadi Bank Century, operasional Bank Century (c) pemberian FPJP, dan (d) PMS sampai kepada (e) mengucurnya aliran dana.

Opsi C juga menyebut, diduga telah terjadi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh pihak otoritas moneter dan fiskal dengan mengikutsertakan pemegang saham pengendali, pengurus, dan manajemen Bank CIC, dan Bank Century, debitur dan nasabah terkait, sehingga terindikasi merugikan keuangan negara dan perekonomian negara.

 

 



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
tgas
04/03/2010
capek deh..ribut terus tapi output gak jelas..ngabisin waktu, duit dan emosi aja!
Balas   • Laporkan
Abdulloh
03/03/2010
yang haq itulah yang harus kita dukung Alloohu Akbar mudah2an kita senantiasa istiqomah menegakan yang haq, teruslah berjuang para pejuang rakyat semoga ini menjadi salah satu nilai kebaikan untuk bekal di kehidupan nanti aamiin, jika benar jangan takut I
Balas   • Laporkan
NON ILUMINATI N NON FREEMASONRY
03/03/2010
Soal Century, kita sebagai masyarakat harusnya melihat dan menilai apakah para pemimpin NKRI yg ngakunya sebagai perwakilan dari Rakyat seharusnya Tegas dan tidak lembek seperti tape.Ambil keputusan yang bener dan harus kuat dan jangan lambat juga, kalo t
Balas   • Laporkan
F**K.ILUMINATI,FREEMASONRY
03/03/2010
Soal Century, kita sebagai masyarakat harusnya melihat dan menilai apakah para pemimpin NKRI yg ngakunya sebagai perwakilan dari Rakyat seharusnya Tegas dan tidak lembek seperti tape.Ambil keputusan yang bener dan harus kuat dan jangan lambat juga, kalo t
Balas   • Laporkan
aku
03/03/2010
ini dia partai paling munafik. aku yg orang islam jd benci sama PKS
Balas   • Laporkan
esbeye
03/03/2010
@duit.....jgn pake tameng agama?mending pake tameng agama,drpd pake tameng oportunis,pragmatis,munafiq. agama (islam) itu kan EKOSOSBUDHANKAM.
Balas   • Laporkan
pandawa
03/03/2010
hidup PKS...Allahu Akbar..., yg benar katakan benar yg salah katakan salah...
Balas   • Laporkan
Pe En eS
03/03/2010
masya Allah nyebut nama Allah ditempat kaya gitu, kmrn pas gabung kekoalisi senyumnya pada manis(menjilat semua) menterinya cengir2 kaya kambing, dasar ustad murtad bukannya dakwah cuma ribut2 kekuasaan. pilih lah partai yang murtad...Partai KeSetanan
Balas   • Laporkan
rakyat
03/03/2010
@b3dul2009...nama Allah jangan disebut di WC....kalo ente ngga setuju demokrasi...pindah aja sana jgn tinggal di indonesia...sistem di sini masih spt itu...maka diperjuangkan agar lebih baik
Balas   • Laporkan
sohars
03/03/2010
sy mah org awam soal gtu2an...biarin aj seh itu urusan org2 pinter,,mnrt sy seh ya debat kusir yg tak berujung...smuanya mw menang sendiri untuk kepentingan sendiri bkn untuk rakyat.ud lah g usah pusing2 mikirinnya,.yg penting tuh pikirin soal sembako yg
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog