POLITIK

Partai Diminta Buka Sistem Perekrutan Caleg

GMNI bantah adanya penyingkiran calon legislator di PDIP.

ddd
Senin, 1 Desember 2008, 15:59 Siswanto, Shinta Eka Puspasari
Sekjen PDIP Pramono Anung dan Puan Maharani
Sekjen PDIP Pramono Anung dan Puan Maharani (Antara/ Akbar Nugroho Gumay)

VIVAnews - Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) meminta percepatan regenerasi kepemimpinan politik. Partai juga diharapkan adil membuka sistem perekrutan calon anggota legislatif.

"Menurut kami kualitas dan jam terbang sangat penting," kata Ketua Presidium GMNI Dedy Rachmadi bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden, Senin 1 Desember 2008.

Menurut Dedy saat ini banyak partai yang menarik kader secara instan. Dia mencontohkan, dalam perekrutan para artis. Padahal, katanya, pola rekrutmen memegang peranan penting bagi partai.

"Kami khawatir saat mereka harus mengambil keputusan, karena harus punya pengetahuan dan sanggup melewati pergulatan," kata Dedy.

Dedy mengatakan partai harus mengefektifkan perekrutan secara sistematis. Pola pikir meraih vote-getter, katanya, mesti diubah. "Kalau instan, saya khawatir," kata dia.

Lebih lanjut, Dedy membantah adanya penyingkiran calon anggota legislatif Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang berasal dari GMNI.

"Tidak benar ada penyingkiran," kata Sekretaris Jenderal Presidium GMNI, Rendra Valentino.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com