POLITIK

Ketika Wasiat Gus Dur Jadi Rebutan

Masing-masing kubu merasa mendapat wasiat untuk menjaga dan membesarkan PKB.

ddd
Minggu, 3 Januari 2010, 10:29 Pipiet Tri Noorastuti
Muspimnas PKB : Gus Dur
Muspimnas PKB : Gus Dur (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Wasiat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur terhadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi rebutan antara kubu Muhaimin Iskandar dan Yenny Wahid. Masing-masing kubu merasa mendapat wasiat untuk menjaga dan membesarkan PKB.

Dua hari sepeninggal Gus Dur, Muhaimin mengatakan kepada publik bahwa dirinya mendapat wasiat untuk terus berjuang membesarkan PKB, partai yang didirikan Gus Dur.

Namun, pernyataan itu dibantah kubu Yenny. "Nggak ada wasiat itu. Kalaupun ada wasiat, itu disampaikan ke orang-orang yang intensif menadampingi Gus Dur seperti anak, isteri atau menantunya," kata Wakil Sekjen PKB hasil muktamar Parung, Abdul Muis.

Menurut Muis, Gus Dur justru memberikan wasiat kepada putrinya, Yenny Wahid untuk konsisten memperjuangkan PKB dengan struktur kepemimpinan hasil muktamar Parung. Dan, kubu Yenny berniat mendirikan PKB tandingan dengan nama PKB Gus Dur.

Sekitar dua tahun lalu, PKB pecah. Muncul dua struktur kepemimpinan yaitu hasil muktamar Ancol dan muktamar Parung. Muktamar Ancol menghasilkan Ketua Dewan Syuro KH Abdul Aziz, Ketua Dewan Tanfidz Muhaimin Iskandar dan Sekjen Lukman Edy. Sedangkan muktamar Parung menghasilkan Ketua Dewan Syuro KH Abdurrahman Wahid, Ketua Dewan Tanfidz Ali Masykur Musa, dan Sekjen Zanuba Arifah Chafsoh atau Yenny Wahid.

Sengketa partai itu kemudian berlanjut ke pengadilan. Di tingkat Mahkamah Agung, hakim memutuskan strktur PKB kembali pada hasil muktamar Semarang yang menempatkan Ketua Dewan Syuro KH Abdurrahman Wahid, Ketua Dewan Tanfidz Muhaimin Iskandar dan Sekjen Lukman Edy.

Salah satu ketua DPP PKB kubu Muhaimin, Abdul Kadir Karding, menyatakan prihatin atas reaksi kubu Yenny Wahid. Menurutnya, berbicara konflik PKB saat ini sangat tidak etis. Ia justru menginginkan semua bersatu untuk mewujudkan cita-cita Gus Dur melalui PKB yang saat ini ada. "Kasihan Gus Dur," ujar Karding kepada VIVAnews, Minggu, 3 Januari 2010.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
sarah
03/01/2010
aku dukung mbak Yeni...
Balas   • Laporkan
yakub
03/01/2010
ay sebagai akar rumput,,manut opo sing gusdur pengen
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog